rynnforgrynn
"Pelangi terbit setelah hujan turun.
Membawa kembiraan... pada hati yang sempat berharap."
Hubungan kita harus di deskripsikan dengan apa?
Aku tidak bisa mendeskripsikannya, bahkan seribu kali pun aku mengulang mungkin kita akan tetap ditahap ini.
Tidak ada yang berubah.
Antara aku, kamu, dan dia.
Semuanya sama.
Hubungan tak terdeskripsikan yang membingungkan ini.
"Mungkin hubungan kita membingungkan, tapi bagaimana denganmu? "
"Kamu anggap aku apa? "
"Temanmu? "
"Anakmu? "
"Atau sesuatu yang lebih dalam dari itu? "
Aku..
Masih menyukaimu..
...
"Aku juga"
"Kamu itu pelangi yang terbit dikala hujan turun."
"Untukku kamu seperti itu, sekarang jawab aku. Bagaimana denganmu? "
"Kamu melihatku sebagai apa? "
Bayangan.
Kamu adalah bayangan.
Karena sampai kapanpun, aku tidak akan pernah bisa menyentuhmu.
Kamu dekat, terlalu dekat.
Tapi kita tak mungkin akan bersama.
Hubungan kita sudah selesai.
Hubungan yang terlalu dalam itu harus berhenti disini.
Kumohon.
Berhentilah mengejarku.
Sekarang aku bukan temanmu lagi.
Aku adalah pasangan ayahmu yang sah.
Kita adalah keluarga.
Jangan merusaknya.
Kumohon, sebelum aku memilih jalan yang salah.
...
"Sayang sekali, kamu sendiri yang mengatakan aku adalah bayangan bagimu. "
"Bayangan dari pelangi. "
"Hubungan kita memang abu-abu bukan?"
Tidak seperti pelangi yang beraneka warna, kamu dan aku hanyalah bayangannya dari pelangi yang terbit setelah hujan.
Benar
Bayangan dari Pelangi.