DAYTOY2708
Di aula yang dibangun dari air mata pualam dan pilar-pilar kesombongan, Tian Jia Rui adalah melodi yang sengaja didentingkan untuk merobek keheningan. Ia menari di atas bara kecemburuan, memutar tubuhnya dalam pelukan asing hanya untuk menghina Sang Takhta. Setiap kerlingan matanya adalah belati perak yang disembunyikan dalam sutra, dihujamkan tepat ke jantung sang penguasa.
Hou MingHao, Sang Naga yang memanggul langit kekaisaran di pundaknya, merasakan dunianya runtuh hanya karena satu tarian. Baginya, Rui bukan sekadar manusia; ia adalah napas yang dicuri, obsesi yang mendarah daging, dan satu-satunya kelemahan yang ingin ia penjarakan dalam sangkar emas selamanya.
Ketika cemburu membakar lebih panas dari api neraka, MingHao melangkah turun dari singgasananya-bukan untuk bertahta, melainkan untuk memangsa. Di bawah saksi ribuan lentera yang menggigil, ia akan membuktikan bahwa siapa pun yang berani menyentuh miliknya, hanya akan menemukan kehampaan dan abu.
"Kau ingin membakarku dengan api ini, Rui? Ketahuilah, aku adalah naga yang meminum api, dan kau adalah napas yang tak akan pernah kubiarkan lepas."