anjaniezz
- Reads 605
- Votes 117
- Parts 28
Cerita ini bermula dari langkah kaki seorang mahasiswi Indonesia bernama Celine yang menapakkan kaki di Seoul, Korea Selatan. Ia tidak pernah menduga bahwa beasiswa yang ia terima adalah sebuah undangan ke neraka yang tersembunyi di balik dinding The Silent Dormitory, khususnya Room 14. Di sana, ia terjerat dalam kutukan seratus tahun yang diciptakan oleh seorang penyihir hitam bernama Dae-ho, yang menggunakan teknologi modern dan mistis kuno untuk mencuri masa hidup manusia demi keabadian para elit global.
Namun, Celine tidak sendirian. Ia dikelilingi oleh sembilan roh gadis pelindung-Sera, Yasmine, Jathara, Kala, Althea, Isvara, Yelena, Jora,yang masing-masing mewakili emosi manusia yang dicuri oleh Dae-ho. Bersama Kala, roh pemuda yang memiliki keterkaitan darah dengan sang penyihir, Celine memulai perjalanan trans-nasional yang berbahaya.
Dari puncak gedung futuristik Menara Lotte di Seoul hingga masuk ke dalam rahim bumi di Istana Gyeongbokgung, mereka bertarung melawan entitas digital dan bayangan purba. Puncaknya, pelarian mereka membawa mereka kembali ke tanah leluhur Celine di Jakarta, di mana "Akar" dari segala kutukan itu tertanam di bawah beton ibu kota yang terik.
Satu per satu, para pelindung itu gugur-Sera memberikan keceriaannya, Yasmine memberikan kedamaiannya, dan Jathara memberikan keberaniannya-demi memastikan Celine tetap hidup. Kini, di ambang babak terakhir, Celine menghadapi musuh yang paling menakutkan: Lupa. Dengan berdirinya Tower Lethe yang menghapus memori dunia tentang keberadaan para roh, Celine harus memilih: hidup bahagia dalam amnesia yang tenang, atau mengingat segala penderitaan dan cinta para roh tersebut meskipun ia takkan pernah bisa melihat mereka lagi selamanya.