HAPPY END
4 stories
[BL] Morgan (S2 TAMAT)✔️ by Nonogrammar
Nonogrammar
  • WpView
    Reads 5,685
  • WpVote
    Votes 378
  • WpPart
    Parts 18
Axel memenangkan perang. Ia duduk di puncak Morgan Tower, di kursi Kekuasaan Absolut yang terbuat dari perhitungan dan ketidakberpihakan. Ia telah menjadi Sang Raja, persis seperti yang ia rencanakan, demi menciptakan benteng sempurna untuk melindungi Sang Hati Tulus. Namun, kemenangan ini adalah kekosongan yang dingin. Setiap triliun yang ia kuasai terasa seperti pecahan kaca; setiap pujian status terasa seperti kutukan sunyi. Karena dia tahu, di suatu tempat di seberang samudra, Vino hidup dengan keyakinan pahit: bahwa Ketulusan-nya telah dikhianati dan kalah oleh Status yang dicintai Axel. Hingga suatu pagi, di antara debu pasar grosir dan kotoran logistik, Axel melihat Vino lagi. Vino tidak pergi. Dia tinggal. Memanggul karung, kulitnya mengeras oleh matahari, matanya menyala dengan Martabat Tulus yang menolak semua kekuasaan Axel. Pada detik itu, Sang Raja menyadari bahwa Perhitungan-nya telah gagal total. Kekuasaan Absolut yang ia raih ternyata tidak mampu membeli hati, bahkan tidak mampu membeli Martabat yang telah ia khianati. Cerita ini bukan lagi tentang dendam, tetapi tentang penebusan. Akankah Sang Raja melepaskan mahkotanya demi satu pelukan yang tulus?
[BL] S1 - NORMA & AKU (TAMAT)✔️ by Nonogrammar
Nonogrammar
  • WpView
    Reads 28,980
  • WpVote
    Votes 1,589
  • WpPart
    Parts 63
Nono adalah definisi "anak teladan" yang hidupnya diatur oleh detik jam tangan. Sebagai anak dari seorang ayah yang sangat disiplin dan konservatif, Nono terbiasa memakai topeng ketegaran. Ia bukan laki-laki yang kasar; ia adalah seorang softboy yang lembut, namun terpaksa mematikan perasaannya demi memenuhi "Norma" laki-laki ideal versi ayahnya. Segalanya berubah dalam satu sore yang kacau di parkiran sekolah. Chelo, siswa berjiwa bebas yang hidup tanpa beban, tanpa sengaja melindas jam tangan kesayangan Nono dengan motornya. Bagi Nono, itu adalah bencana-jam itu adalah simbol kendali ayahnya. Namun bagi Chelo, itu adalah awal dari sebuah misi: mengganti jam yang rusak itu dengan jam yang sama persis dengan miliknya. Sebuah "ikatan" yang tidak disengaja. Hubungan mereka pun tumbuh di antara tawa di lapangan basket dan bisikan di balik meja kelas. Bersama Chelo, Nono akhirnya berani menunjukkan sisi lemah yang selama ini ia sembunyikan rapat-rapat. Chelo bukan hanya memberikan solusi dan komedi di tengah kesedihan Nono, tapi juga menjadi satu-satunya orang yang benar-benar "melihat" Nono. Namun, di rumah, suasana mulai mencekam. Ayah Nono yang memiliki insting tajam mulai mencurigai perubahan sikap putranya. Kecurigaan itu berawal dari hal kecil: sebuah jam tangan yang terlihat berbeda. Ayah mulai menyelidiki setiap gerak-gerik Nono, menganggap kedekatan Nono dan Chelo sebagai sebuah "penyimpangan" yang merusak nama baik keluarga. Di sisi lain, sang Ibu hanya bisa menangis dalam diam, terjepit antara rasa iba pada anaknya dan ketakutan pada suaminya, sambil terus mencoba membujuk Nono kembali ke "jalan yang benar" melalui perjodohan halus. Puncaknya, sebuah rahasia terungkap. Norma yang kaku akhirnya menghantam realita mereka dengan keras. Nono harus menghadapi badai terbesar dalam hidupnya ketika sang Ayah mengambil keputusan mutlak untuk memutus napas kebebasannya: memindahkan Nono ke sekolah lain di luar kota.
[BL] Kertas Nilai dan Coretan Nama (S1 END)✔️ by Nonogrammar
Nonogrammar
  • WpView
    Reads 65,677
  • WpVote
    Votes 3,298
  • WpPart
    Parts 45
Di koridor-koridor elit sekolahnya, Axel Morgan, sang ketua organisasi yang dingin dan dihormati, adalah personifikasi kesempurnaan. Dengan otak cemerlang, paras bak dewa, dan latar belakang keluarga yang kaya raya, Axel adalah segala yang orang tua dambakan. Namun, di balik citra dinginnya, ia adalah pria posesif dengan trauma masa lalu yang masih menghantui. Baginya, hubungan haruslah menguntungkan, dan emosi adalah kelemahan yang tak boleh ditunjukkan. Hingga datanglah Vino Chandra Pratama, seorang siswa baru yang berbeda dari siapapun. Vino adalah antitesis dari Axel-berandalan yang tengil, suka memberontak, dan hidup hanya berdua dengan neneknya. Pertemuan pertama mereka tidak manis, melainkan diwarnai sumpah serapah di jalanan, di mana Vino berani melabrak mobil mewah Axel dan menuduhnya tak beretika. Axel, yang biasanya cuek, entah kenapa justru terpesona oleh keberanian Vino, dan mulai mengawasinya dari jauh. Kesempatan emas datang ketika Axel, sang teladan, diberi tugas untuk "mendidik" Vino yang terus menerus membuat masalah. Axel menganggapnya sebagai kesempatan untuk mendekati Vino, meski caranya kasar dan penuh dominasi. Ia memaksa Vino untuk tunduk pada peraturan, tidak sadar bahwa setiap teguran dan perhatiannya justru mengikis. tercekik. Di sisi lain, Vino yang sejatinya polos, mencoba memahami Axel yang rumit, sambil berjuang melawan gengsinya sendiri untuk mengakui cinta.
+4 more
[BL] Kertas terakhir (END) ✔️ by Nonogrammar
Nonogrammar
  • WpView
    Reads 24,143
  • WpVote
    Votes 1,602
  • WpPart
    Parts 47
Setiap hari di sekolah, di antara tawa riuh teman-teman, aku selalu mencarimu. Mencari pandanganmu, senyum tipismu, yang entah mengapa, terasa seperti rumah sekaligus penjara bagiku. Ini kisah tentang Andika dan Adnan. Namamu bahkan terlalu indah untuk bibirku ucapkan dengan lantang. Kita sama-sama remaja, sama-sama mencari jati diri di antara tumpukan buku pelajaran dan impian. Tapi ada satu hal yang membedakan kita, yang membedakan perasaanku padamu dari cerita-cerita cinta lain yang mereka agungkan. Ini adalah cinta yang tersembunyi, terlarang, yang setiap detiknya terasa seperti belati yang mengiris. Aku tahu, kamu tahu, bahwa kita tak bisa leluasa. Ada norma, ada adab, ada ribuan mata yang menghakimi, yang membuat setiap sentuhan, setiap debar, terasa begitu menyakitkan. Mencintaimu adalah pilihan yang membawa luka, sebuah perjalanan sunyi di mana setiap langkahku dipenuhi ketakutan. Mereka bilang kita masih labil, tapi rasa ini... rasa sakit ini, terasa begitu nyata dan menghunjam. Ini bukan sekadar cerita remaja biasa, ini adalah alunan pilu tentang bagaimana rasanya mencintai saat dunia berkata tidak. Tentang Andika dan Adnan, dua jiwa yang mencoba bertahan di tengah badai hati dan prasangka, di mana kebahagiaan terasa seperti ilusi dan kenyataan adalah derita yang tak berujung.