Naruto Enthusiast
Истории 5
(END) Fading Spring на KecubungRindu
KecubungRindu
  • WpView
    Прочтений 529
  • WpVote
    Голосов 101
  • WpPart
    Частей 8
Di musim semi bunga Sakura mekar di halaman rumah sebuah keluarga terpandang di Skotlandia. Pohon tersebut didatangkan langsung dari tempat asalnya, selalu dinanti pula kembangnya oleh putra semata wayang si Tuan Rumah. Naruto Nicolaus tahan berdiri selama satu jam hanya untuk memandangi keelokan sang bunga. Diam-diam mengenang seorang diri sosok gadis pujaan hati. Namun, di ujung musim semi tahun ini Naruto memutuskan untuk pergi merebut apa yang telah hilang, termasuk presensi 'bunga' kesayangannya.
WITHER ✓ на Laceena
Laceena
  • WpView
    Прочтений 643
  • WpVote
    Голосов 108
  • WpPart
    Частей 6
Hubungan Naruto dan Sasuki seumpama kehangatan di musim semi. Penuh warna dan rasa. Adakalanya ceria, duka, juga kecewa. Tetapi, tidak semuanya selalu memuaskan hati, alih-alih menyakiti. Naruto sungguh sadar seberapa kuat ikatan yang telah mereka jalani sekian tahun. Dia pun ingat jatuh bangun upaya sebelum keberadaan masing-masing keduanya berganti jadi 'kita', termasuk masa-masa dia begitu keras untuk menarik Sasuki agar bisa move on dari masa lalunya.
Charming Devil на Laceena
Laceena
  • WpView
    Прочтений 6,984
  • WpVote
    Голосов 977
  • WpPart
    Частей 45
Pembalasan dendam yang sangat menawan. Naruto Namikaze tidak menyangka jika rencananya mampu membuat dia merasa di awang-awang. Sakit hati terdahulu perlahan tersingkirkan. Dia sangat puas setelah gadis incarannya berhasil digenggam. Sasuki Uchiha, si cantik nan angkuh itu bertekuk lutut padanya.
Romance In Valdevara на Laceena
Laceena
  • WpView
    Прочтений 498
  • WpVote
    Голосов 94
  • WpPart
    Частей 6
Naruto Uzumaki, adalah pria berusia dua puluh tujuh tahun dengan mantel panjang dan langkah tegap. Dia turun dari kereta keluarga dengan satu koper kecil dan sarung tangan cokelat tua. Dia bukan pria yang datang membawa pengawal atau sambutan agung. Dia datang dengan angin ... seperti biasa. Di ujung lain desa, seorang gadis sedang membalut luka bocah kecil yang jatuh dari pohon prem. Tangan-tangannya terampil, dingin namun lembut. Rambut merah mudanya diikat sederhana, dan wajahnya nyaris tak tersenyum. Namanya Sakura. Dia perawat satu-satunya di Valdevara, juga satu-satunya yang tidak punya waktu untuk memikirkan pria berkulit hangat dengan nama besar.