alzheera_zhee
- Reads 429
- Votes 85
- Parts 20
Canny adalah anak ketujuh dari tujuh bersaudari.
Sebagai anak paling bungsu, ia seharusnya menjadi seseorang yang paling disayangi. Namun sejak sebuah tragedi delapan tahun lalu, rumah yang dulu menjadi tempatnya pulang berubah menjadi tempat yang paling membuatnya merasa asing.
Saat Canny berusia delapan tahun, sebuah kebakaran besar merenggut kedua orang tuanya.
Sejak malam itu, keenam kakaknya perlahan menjauh darinya.
Tidak ada yang pernah mengatakannya secara terang-terangan.
Tetapi Canny tahu.
Mereka menyalahkannya.
Mereka percaya Canny adalah alasan orang tua mereka meninggal.
Masalahnya, Canny sendiri tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi malam itu.
Ia hanya mengingat kobaran api, suara ibunya, dan sebuah perasaan takut yang sampai sekarang masih menghantuinya dalam mimpi.
Delapan tahun berlalu.
Canny tumbuh menjadi gadis yang terbiasa menyembunyikan kesedihannya. Ia belajar untuk tidak meminta perhatian, tidak menunggu kepulangan kakaknya, dan tidak bertanya mengapa keluarganya tidak pernah benar-benar menerimanya.
Namun ada satu orang yang berbeda.
Kakak tertua yang diam-diam menyimpan sesuatu tentang malam kebakaran itu.
Sebuah kebenaran yang tidak pernah ia ceritakan kepada siapa pun.
Sementara itu, sesuatu yang aneh mulai terjadi pada Canny.
Mimpi-mimpi tentang api.
Cahaya merah yang muncul sesaat di tangannya.
Hanya kakak sulungnya yang perlahan mulai menyadari bahwa tragedi delapan tahun lalu mungkin menyimpan rahasia yang jauh lebih besar daripada yang selama ini mereka percaya.
Karena mungkin...
Canny bukanlah alasan keluarga mereka kehilangan segalanya.
Mungkin, sejak awal, ada sesuatu di dalam darah keluarga mereka yang telah menunggu untuk bangkit kembali.
Dan ketika rahasia itu akhirnya terbuka-
tujuh saudari itu akan dipaksa menghadapi satu pertanyaan:
Apakah Canny benar-benar anak yang membawa petaka, atau justru anak yang selama ini mereka salahkan tanpa pernah mengetahui kebenarannya?