zialsls
Prolog
Hujan turun deras malam itu, menelan suara langkah kaki di gang sempit yang basah. Lampu jalan berkelip seperti hampir padam, memantulkan bayangan seorang pria berdiri di tengah genangan. Di tangannya, pistol berlapis baja hitam masih hangat oleh peluru terakhir yang ditembakkan.
Di hadapannya, tubuh seorang pengkhianat tergeletak dengan mata terbuka, menatap kosong langit yang kelam. Bau mesiu bercampur darah memenuhi udara.
Pria itu-orang yang mereka sebut *Il Duca*, sang penguasa bayangan kota-menarik napas panjang. Sorot matanya datar, seolah kematian hanyalah rutinitas. Namun di balik tatapan dingin itu, ada sesuatu yang tak bisa dipahami: luka lama, dendam, dan obsesi yang nyaris gila.
Sebelum ia sempat menyingkir, pandangannya bertemu sepasang mata lain. Bukan milik anak buahnya, bukan pula musuh. Mata seorang perempuan asing yang berdiri membeku di ujung gang. Ia tak berteriak, tak berlari-hanya menatap. Tenang, tapi penuh ngeri.
Dan di detik itu, *Il Duca* tahu satu hal:
Wanita itu sudah menjadi miliknya. Entah sebagai saksi, korban, atau... sesuatu yang jauh lebih berbahaya.
hayyyy guyss ini akun kedua aku maaf bila di karya ini ada kata yang kaku atau berantakan karna aku masih pemula teman teman tolong bantu vote and komen yaaaa