widya_macbeth
Di SMA Garuda, sebuah sekolah khusus laki-laki, nama Affan Faisal (Isal) dan Andika Adipradana (Dika) sudah seperti bensin dan api. Kalau mereka berada di satu koridor yang sama, seluruh siswa sudah paham untuk segera menyingkir jika tidak mau kena imbasnya.
Isal adalah tipe cowok yang meledak-ledak, sedangkan Dika punya mulut pedas yang selalu tahu cara memancing emosi. Pagi itu, di kantin yang penuh asap rokok tersembunyi dan tawa keras, tensi mendadak naik.
"Woi, minggir lo. Mata lo di dengkul?" hardik Isal saat bahunya bersenggolan dengan Dika di pintu kantin.
Dika menyeringai, menatap Isal dengan pandangan merendah. "Jalan segede ini masih kurang buat badan lo yang kaku itu? Makanya, jangan kebanyakan gaya."
"Anj*ng ya lo, ngajak ribut terus!" Isal menarik kerah baju Dika.
"Bact! Maju sini kalau berani, ti!" balas Dika tak kalah kasar.
kepo?? bacaa ajaaaa