lilouhere_
- Reads 1,743
- Votes 336
- Parts 26
Bagi Ethan Samuel, mahasiswa Arsitektur yang hidupnya hanya berisi garis-garis tegas dan angka, Kamar 304 adalah tempat ia mengurung diri dari dunia. Namun, ketenangan itu terusik saat ia menyadari ada sosok lain di sana. Biru Nirankara, seorang pemuda berpendar biru yang terjebak di antara dua dunia, muncul di sudut kamarnya.
Biru hanya punya waktu 15 hari sebelum gerbang menuju keabadian benar-benar tertutup baginya. Dalam sisa waktu yang singkat itu, Ethan dan Biru menjalin ikatan yang melampaui logika. Ethan yang selama ini tertutup, perlahan membuka hatinya untuk Biru-satu-satunya orang yang benar-benar "melihatnya", meskipun sosok itu sendiri nyaris tak terlihat.
Di Kamar 304, mereka berbagi segalanya: dari mimpi-mimpi yang tak sempat Biru wujudkan, hingga perasaan yang baru mereka sadari saat maut sudah berdiri di ambang pintu. Ethan menyadari bahwa mencintai sesama lelaki dalam situasi ini adalah sebuah tragedi yang indah; ia mencintai jiwa yang sebentar lagi akan menjadi debu bintang.
"From now on, every building I design will have a piece of your soul within it. So the world knows that a rigid man like me was once loved by a light like you."
26/05/03
©lilouhere_