escape665
- Reads 93,584
- Votes 4,584
- Parts 41
Terlempar ke dalam novel dark-romance yang pernah ia maki habis-habisan adalah kutukan terbesar bagi Aura. Ia kini terbangun di tubuh Aurora, karakter figuran yang ditakdirkan mati mengenaskan di tangan sang antagonis utama-Xavier Vancort.
Xavier bukan sekadar mafia biasa; dia adalah pria dengan gangguan kepribadian antisosial yang menganggap manusia tak lebih dari bidak catur atau mainan yang bisa dipatahkan kapan saja. Dalam cerita aslinya, Aurora adalah "persembahan" yang tewas di malam pertunangan mereka karena mencoba melarikan diri.
Menyadari maut mengintai, Aura mencoba mengubah skenario. Ia berusaha menjadi gadis penurut, membosankan, dan tidak terlihat agar Xavier melepaskannya. Namun, perubahan sikap Aurora yang tiba-tiba justru memicu rasa penasaran yang gelap dalam diri Xavier.
Bagi Xavier, Aurora bukan lagi figuran yang tidak berguna. Dia adalah "Little Lamb"-domba kecil yang menarik untuk diburu, dikurung, dan dirusak secara perlahan.
"Aku memberimu dua pilihan, Sayang. Tetap diam di sampingku dan aku akan memberikan dunia, atau melangkah satu senti saja dari pintu itu... dan aku akan memastikan kakimu tidak akan pernah bisa berjalan lagi."
Saat benang merah obsesi mulai menjerat lehernya, Aura menyadari satu hal: Di dunia ini, tidak ada tempat untuk lari. Karena semakin ia menjauh, semakin liar Xavier mengejarnya.