ManusiaKecehBadai11
- Reads 710
- Votes 242
- Parts 3
"Hari gue hidup nggak lama lagi. Dan kalian telat buat menyadari keberadaan gue ternyata emang seberharga itu. Sorry, kita nggak akan ketemu lagi, bahkan in another life sekalipun."
Hidup Rival ternyata tinggal 365 hari lagi. Ia adalah anak yang tempramental karena merasa hidupnya selalu diabaikan, gampang emosi, dan toxic. Di saat insiden kecelakaan membuatnya terbaring selama berhari-hari di rumah sakit, saat bangun Rival malah bisa melihat malaikat maut.
Serem? Banget!
Kata Rival, malaikatnya serba hitam sambil bawa tongkat sabit. Ia sampai dikira gila oleh orang-orang karena bisa melihat malaikat maut.
Awalnya Rival juga tidak percaya, sampai sebelum malaikat maut itu mengajaknya berbicara dan berkata, "Kamu diberi kesempatan 365 hari. Berubahlah sebelum ajal datang. Buat kebaikan agar hidupmu setidaknya bermanfaat meski sudah mati."
Mak jleb banget. Karena itu, Rival berusaha berubah dan melakukan kebaikan. Masalahnya, ia gampang emosi. Sebelum melakukan kebaikan, malaikat atid pasti sudah mencatat amal buruknha karena sering memaki. Ternyata berbuat kebaikan sebelum mati sesusah itu.
Akibat perubahannya itu, eksistensi Rival mulai terlihat di mata orang-orang yang sebelumnya mengabaikannya.