JiaruiLove
- Reads 3,627
- Votes 382
- Parts 8
Prolog - The Hitman's Desire
Aku hidup dari darah.
Setiap detak jantung yang berhenti karena peluru atau belatiku-itulah yang membayar makan malamku, perjalanan jauhku, bahkan sepotong rokok yang menyala di antara jemariku. Aku adalah mesin yang diciptakan untuk membunuh, dan aku melakukannya dengan presisi yang terlalu indah untuk disebut sekadar pekerjaan.
Tak ada yang pernah membuatku berhenti di tengah jalan.
Tak ada yang pernah membuatku ragu saat menarik pelatuk.
Tak ada... sampai aku menatap matanya.
Kipuka Qiu.
Nama itu seperti racun. Sekali saja mendengarnya, tubuhku terperangkap. Lelaki itu bukan targetku. Dia bukan orang yang harus mati di tanganku. Tapi entah mengapa, darahku berdesir setiap kali ia menatapku seolah bisa menyingkap semua rahasia yang kubungkus rapat.
Aku membenci sorot itu.
Aku menginginkan sorot itu.
Aku ingin menghancurkannya, sekaligus memilikinya-di bawahku, menjerit, terperangkap dalam genggamanku.
Lucu, bukan? Seorang pembunuh bayaran yang terobsesi pada buruannya sendiri.
Tapi aku bukan pria yang bisa menahan diri. Jika dunia menganggapku monster, maka biarkan aku jadi monster yang merenggut napasnya-bukan untuk membunuh, melainkan untuk membuatnya hidup hanya untukku.
Aku Elliot Huang.
Dan ini bukan sekadar permainan.
Ini adalah hasrat.
Hasrat seorang hitman... yang menemukan mangsa paling berbahaya: cinta.