Y0UL4N
Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya.
Pepatah itu mungkin sangat menggambarkan siklus hidup seorang Aruna Larasati. Alur hidupnya akan selalu membawa Aruna untuk menjelajahi banyak hal baru untuk mendapatkan pesan tersirat dari 'dunia'.
Meski dirinya sebatang kara, Ia tak pernah menyerah pada hidupnya. Tapi tetap, ada relung kosong di hatinya yang terus-menerus minta di isi oleh batinnya.
Bisakah Aruna mengisi relung kosong itu?
"Hidup seperti musim yang silih berganti"