Brothership
10 stories
SEVIAN VELMORE [END] by Tatasuran
Tatasuran
  • WpView
    Reads 522,499
  • WpVote
    Votes 29,398
  • WpPart
    Parts 44
Tak diinginkan. Difitnah. Disakiti. Namun Sevian tetap mencintai keluarganya hingga mereka meninggalkannya dalam kobaran api... Saat kebenaran terungkap, hanya penyesalan yang tersisa. Tapi... benarkah Sevian telah tiada? Keluarga Sevian menyesal setelah kehilangan. mereka tak tahu anak yang mereka tinggalkan... masih hidup.
RUMAH EVAN by elationtoys
elationtoys
  • WpView
    Reads 241,307
  • WpVote
    Votes 15,305
  • WpPart
    Parts 40
Dulu, Evan Aldric Adyasta adalah nama yang identik dengan kecepatan, bahaya, dan pemberontakan. Balap liar, minum-minum, dan malam-malam tanpa arah adalah caranya melawan dunia-dan mungkin juga dirinya sendiri. Sampai satu kecelakaan menghapus segalanya. Ketika Evan terbangun, ingatannya hilang. Namun yang benar-benar berubah bukan hanya masa lalunya-melainkan dirinya. Evan yang sekarang adalah sosok yang polos, mudah menangis, jujur tanpa lapisan, dan rapuh dengan cara yang tidak pernah ia kenal sebelumnya. Dunia terasa terlalu keras untuknya, dan kepalanya sering tak sanggup menampung terlalu banyak suara, emosi, dan kenangan. Di sekelilingnya, berdiri keluarga Adyasta- seorang ayah yang kaku dan tegas, tiga kakak laki-laki bertubuh kekar dan berwajah dingin, yang tak pernah pandai mengucap sayang... namun selalu tahu bagaimana cara melindungi. Pelukan yang lama, tangan yang tak dilepas, pangkuan yang menjadi tempat aman-semua itu kini menjadi bahasa cinta mereka untuk Evan. Bahkan teman-teman lama yang dulu hidup dalam kebisingan malam perlahan memilih menjaga, bukan menarik Evan kembali ke gelap. Di tengah pemulihan, Evan belajar hal-hal kecil yang baru: menangis tanpa rasa bersalah, menolak tanpa takut ditinggalkan, menemukan ketenangan dalam nada piano, dan menyadari bahwa ia tidak perlu menjadi kuat untuk dianggap berharga. Ini bukan kisah tentang kembali menjadi diri yang lama. Ini adalah kisah tentang menjadi diri yang baru- dengan hati yang lebih lembut, rumah yang lebih hangat, dan orang-orang yang memilih berdiri di sekelilingnya, selama apa pun yang Evan butuhkan. Karena terkadang, yang paling menyembuhkan bukan ingatan... melainkan perasaan aman.
Jambu Air depan Rumah  by LalaOkto12
LalaOkto12
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
"Ku pikir semua akan baik-baik saja sampai aku tiada." ‎Katanya, pohon itu bisa seperti tulang, bisa keropos dan berakhir tumbang. Padahal dari luar daunnya rimbun, berbuah lebat namun mati di dalam. ‎Apa manusia juga sama? Terkadang ada manusia yang diluar terlihat baik-baik saja, namun didalam rapuh dapat tumbang kapan saja.
HE WAITED by elationtoys
elationtoys
  • WpView
    Reads 53,484
  • WpVote
    Votes 4,733
  • WpPart
    Parts 21
Kio bukan anak yang berisik. Ia tidak berteriak. Tidak meminta diselamatkan. Ia menunggu. Menunggu seseorang menyadari diamnya yang makin panjang. Menunggu ada yang berhenti sejenak di depan pintu kamarnya. Menunggu ada yang benar-benar mendengar hal-hal yang tak pernah sanggup ia ucapkan. Di rumah, cinta itu ada-namun datang terlambat. Di sekolah, namanya masih disebut-sampai akhirnya dilewati. Dan di dunia yang terus berjalan, Kio belajar bertahan sendirian. Ini adalah kisah tentang kakak-kakak yang mengira waktu masih panjang. Orang tua yang mencintai, tapi terlalu lambat mendengar. Dan seorang anak yang terlalu lama kuat, sampai tubuhnya sendiri berhenti meminta ia bertahan. He Waited bukan cerita tentang menyerah. Ini cerita tentang menunggu terlalu lama- dan tentang cinta yang akhirnya datang, saat semuanya sudah terlambat.
Zavian  by jellbybee
jellbybee
  • WpView
    Reads 11,397
  • WpVote
    Votes 741
  • WpPart
    Parts 41
Seorang anak tumbuh di bawah bayang-bayang kebenaran yang dipelintir, dipaksa memikul kesalahan yang bukan miliknya dan belajar bertahan dalam sunyi. Hari-harinya dipenuhi ketakutan, keraguan, dan luka yang tak pernah diberi nama, namun di balik itu semua ia menyimpan keberanian kecil yang terus menyala. Dengan keteguhan yang lahir dari penderitaan, ia menantang kebohongan yang mengurung hidupnya, meski harus berjalan sendirian dan kehilangan banyak hal. Hingga pada akhirnya, ketika kebenaran tak lagi bisa disembunyikan, cahaya itu datang-perlahan namun pasti-membebaskannya dari gelap dan memberi arti baru pada luka yang pernah ia lalui. ○○○ [WARNING] • sebagian besar berisi narasi • mengandung banyak kekerasan dan sedikit pelecehan • maaf jika ada kesamaan dalam nama, alur, atau gambar itu 100% ketidaksengajaan •berdasarkan pemikiran pribadi
Nice To Meet You by zy_mai
zy_mai
  • WpView
    Reads 86,387
  • WpVote
    Votes 7,790
  • WpPart
    Parts 29
Menjadi saudara yang bertemu setelah dewasa. Susah-susah, sepertinya susah. Karena belum pernah ada satu hari pun mereka lewati bersama sebelumnya. Tapi, apa iya? Entahlah.. Just let it flow, yang penting NICE TO MEET YOU. Itu awal yang bagus, bukan?
Aku Mati Sebelum Mereka Tahu Aku Terluka  by chenaydin07
chenaydin07
  • WpView
    Reads 81,108
  • WpVote
    Votes 5,548
  • WpPart
    Parts 37
"Kamu tuh harus ngerti Aston, dia kakak kamu" Joong. "Ngalah dong Aston, dia kan adik kamu" Dunk "Jika aku yang terus mengalah, lantas siapa yang akan mengalah dari ku?" "Jika aku yang terus harus mengerti, lantas siapa yang bisa mengerti aku?" Aston. Anak tengah/kedua are you oke? 🥹 (sebagian part akan terselip oleh kisah nyata author)
DEAR SHYLIEN : The Silent Crown (END 1 & 2) by kinchagya
kinchagya
  • WpView
    Reads 56,417
  • WpVote
    Votes 4,717
  • WpPart
    Parts 56
~ Ada baiknya follow sebelum membaca~ { *Season 1 dan 2 berada di book yang sama* } [ Status S2 ; End { Deskripsi bisa di baca di dalam } ] Brotherhood/Bromance 🦫 Not BL 🚫 [ Sinopsis Season 1 ] [ Status : End ] --- "Aku bahkan merasa kalau aku bukan manusia." --- Shylien hanyalah anak uji coba narkotika yang dijual seperti barang tak berharga-sampai di umurnya yang ke tujuh belas tahun, Vincent yang awalnya ingin membalas dendam pada Theodore, tiba-tiba menemukan Shylien dan membawanya pulang sebagai anak adopsi. Tapi rumah itu bukan tempat aman. Valnore, putra kandung Vincent, menolak keberadaannya. Baginya, Shylien hanyalah ancaman... bayangan masa lalu yang seharusnya dikubur. Sementara Vyvian, dengan senyum hangat dan perlakuan lembutnya, menjadi satu-satunya alasan Shylien masih bertahan. Shylien juga bertekad untuk membalas budi pada orang yang telah menyelamatkan nya. Tiga orang, tiga luka, satu rumah. Bisakah Shylien benar-benar hidup sebagai manusia? Atau justru "kejadian itu" akan terulang lagi? Ingin tahu kisah selanjutnya tentang Shylien? Yuk, ikuti ceritanya. --- ⚠️JANGAN TERINSPIRASI NYEREMPET COPY PASTE ⚠️ ⚠️TW: KEKERASAN, GILA, TRAUMA ; HANYA UNTUK ORANG YANG MENTALNYA MIRIP SIKOPET, KARENA DISINI BANYAK PENYIKSAAN, PEMAKSAAN MIRIP OBSESI GILA!⚠️ EEE.. Ga gila amatlah bagi author 😘 🐊Murni hasil karangan sendiri.✨ ⚠️Jika ada nama tempat, tokoh dan sedikit alur yang sama mohon di maafkan.⚠️ ⚠️Plagiat? siap-siap di teror sampai alam baka! 🐊❤️ Season 1 { Start } : [ 13 September 2025 ] { End } : [ 3 Oktober 2025 ] Season 2 { Start 7 Oktober 2025} { End 5 November 2025}
Jejak maaf papa [end] by denisya566
denisya566
  • WpView
    Reads 276,030
  • WpVote
    Votes 21,700
  • WpPart
    Parts 52
Rangga Sadewa adalah ayah yang berkabung dalam dukanya sendiri. Sejak istrinya pergi, ia merasa memberi nafkah pada kelima anaknya sudah cukup, seolah tanggung jawab bisa menggantikan kasih. Dan di tengah sunyi itu, Levian, si bungsu yang lembut, menjadi satu-satunya cahaya kecil yang masih berusaha membuat rumah itu hidup. Ia memahami Papa dan keempat kakaknya, sampai ia tak menyisakan ruang untuk dirinya sendiri. Levian merawat mereka saat sakit, memahami apa yang mereka suka dan mereka benci, menjaga mereka tanpa suara, memberikan semua hangat yang tidak pernah kembali padanya. Hingga suatu hari, sesuatu yang menyakitkan itu mulai tinggal di tubuhnya, rasa yang ia pendam sendiri karena tak ingin menambah beban siapa pun. Berkali-kali Levian mencoba membuka suara, ingin berkata pada Papa tentang sakit yang ia rasakan... namun setiap kali ia mendekat, Papa selalu sibuk, selalu jauh, selalu tak memiliki waktu untuk mendengarnya. Pada satu waktu, Sadewa akhirnya menyadari betapa terlambatnya ia... terlalu terlambat untuk semua hal yang seharusnya ia lihat, ia dengar, ia peluk. Levian tergeletak di lantai, tepat di sisi ranjangnya. Wajahnya pucat, tenang, seolah ia baru saja menyerah dalam diam. Tubuh kecilnya sudah tak bergerak, menyisakan senyum samar yang seperti meminta maaf karena pergi tanpa pamit. Sadewa menyesal, sangat. Berfikir apakah waktu bisa di ulang kembali? setidaknya sekali, berikan sekali saja kesempatan untuk memberi cinta pada anaknya. Ya ia tau itu memang mustahil. Tapi, sesuatu yang aneh justru terjadi. Sadewa terbangun dua tahun yang lalu, tanpa ia percaya. Kini, dengan waktu yang diputar jauh ke belakang, Sadewa tahu satu hal, ia tidak akan membiarkan semua berjalan menuju akhir yang sama. Tidak kali ini. Tidak untuk Levian. Putra bungsu nya.
Di Bawah Lampu [TERBIT] by awankumulus_
awankumulus_
  • WpView
    Reads 1,145,554
  • WpVote
    Votes 111,253
  • WpPart
    Parts 72
Part lengkap ya gesss!! Mati karena kekonyolan diri sendiri? Awalnya, dia berniat bund1r dengan cara meloncat dari jembatan. Namun setelah direnungkan, dia tidak ingin melakukannya. Dan ternyata, dia terjatuh karena kekonyolan diri sendiri. Lebih konyol lagi saat dia menyadari jika dia membuka mata, dia sudah mengulang waktu di dua tahun sebelum kematiannya.