ClovieInk_
- Reads 1,165
- Votes 222
- Parts 6
Bertahun-tahun lalu, di gang sempit belakang pasar gelap kota kecil itu, Caine yang masih bernama asli-bukan "Mami", bukan pula petinggi, ia berdiri dengan berlumur darah. Usianya baru belasan tahun, tapi matanya sudah mati seperti orang dewasa yang kehilangan segalanya. Darah ayahnya sendiri menggenang di sepatunya, hangat dan lengket, sama seperti yang kini mengalir dari bahunya di gudang itu. "Lari!" teriak ibunya dulu, tapi Caine tak bergerak. Dia hanya menatap tubuh yang tergeletak itu, pisau di tangannya bergetar. Saat itu, dia belajar satu hal, lembut berarti lemah, dan lemah berarti mati. Tapi malam ini, di lantai gudang yang dingin, dengan suara jeritan yang masih bergema di telinganya, dia bertanya-tanya, apakah dia benar-benar akan melarikan diri dari semua ini?
NOTE 📝
Cerita ini spesial Ramadhan ya, jadi insyaallah akan up selama bulan Ramadhan. Ini bukan cerita Bl, bxb atau yang lainnya. Ini hanya cerita tentang Caine chana dan sahabatnya Rion Kenzo, bertahun-tahun lalu sebelum menjadi The Elder seperti yang sekarang.
⚠️ Disclaimer dari, Clovie.
Cerita ini sepenuhnya merupakan karya fiksi yang ditulis oleh author sebagai bentuk hiburan dan sarana menyalurkan imajinasi. Alur, dialog, latar, serta penggambaran karakter dibuat untuk kepentingan cerita semata.
Apabila terdapat penggunaan nama, wajah, atau sosok publik figur, hal tersebut tidak dimaksudkan untuk merepresentasikan kehidupan nyata, kepribadian asli, maupun kejadian sebenarnya yang berkaitan dengan individu tersebut. Semua karakter dalam cerita ini berada dalam versi dunia alternatif sesuai kebutuhan plot.
Author juga tidak bermaksud menyinggung, merugikan, atau mencemarkan pihak mana pun. Segala kesamaan dengan peristiwa nyata hanyalah kebetulan semata.
Mohon membaca dengan bijak, menikmati cerita sebagai karya fiksi, dan tetap membedakan antara dunia cerita dengan kehidupan nyata.
Terima kasih sudah membaca dan menemani perjalanan cerita ini 🍀💚