DedekBebek
- Reads 1,716
- Votes 923
- Parts 26
Di dalam kamar rumah sakit yang sunyinya nyaris membeku, Seren percaya bahwa ia telah habis ditelan sepi-hingga Dio datang membawa luka yang berdenyut sama pedihnya. Dua jiwa yang rumpang itu akhirnya saling menemukan dalam diam, mencoba menghangatkan satu sama lain tanpa perlu banyak kata.
Perlahan, dinding kesunyian itu mulai retak. Tawa-tawa kecil mulai tumbuh di sela rasa sakit yang tak pernah benar-benar lekang. Mereka menjadi pelarian sekaligus rumah bagi satu sama lain.
Namun, ketika hati mulai berani mengetuk harapan, ketakutan lama kembali berbisik.
Jika mereka adalah dua orang yang sama-sama hancur, mampukah mereka saling menyelamatkan?
Ataukah salah satu dari mereka harus menyerah saat kehilangan mulai tampak nyata?
Pilihannya hanya dua: tetap bertahan dalam kerapuhan bersama, atau saling menjauh sebelum luka baru menjadi abadi.