fah_blossom
- Reads 810
- Votes 479
- Parts 42
'Seorang pria yang dijuluki "Tuan Muda D"-ketua muda pembunuh yang berdarah dingin, bengis, dan tak kenal ampun. Ia membunuh tanpa menghilangkan jejak, dan membuat semua orang tidak mempunyai nyali untuk menyebut julukannya secara terang-terangan.'
'Namun perlahan segalanya berubah ketika ia bersembunyi di balik bayangan musuh bebuyutannya sendiri-Arshia, seorang dokter forensik muda yang bukan hanya dikenal dengan kecantikannya saja, ia juga cerdik, penuh taktik dalam menyelidiki kasus pembunuhan, dan mampu menembus kabut misteri di balik matanya.'
'Arshia hanyalah "boneka" dalam genggamannya-bidak yang ia mainkan dalam sebuah permainan catur berdarah demi menemukan kambing hitam yang bisa ia korbankan dan menanggung dosa yang sudah ia perbuat.'
'Ketika akhirnya kebenaran terungkap, keduanya harus memilih antara cinta atau menegakkan keadilan yang membuat mereka terjebak dalam dilema.'
'Apakah cinta akan tetap tumbuh di antara lumuran darah dan kejahatan yang dibenarkan?'
'Atau justru kebenaranlah yang akan membunuh cinta itu sendiri?'
Kisah cinta mereka ditulis dengan tinta darah, dibacakan oleh takdir dengan suara gemetar. Karena bahkan langit pun takut menyaksikan betapa indahnya kehancuran itu.