yusron123
- LECTURES 52
- Votes 0
- Chapitres 45
mengisahkan perjalanan sekelompok mahasiswa IAI Khozinatul Ulum Blora yang menjalani Kuliah Kerja Nyata selama 45 hari di Desa Sambongrejo. Berangkat dengan semangat pengabdian dan idealisme kampus, mereka datang sebagai tamu yang ingin belajar sekaligus memberi manfaat. Namun, perlahan mereka menyadari bahwa Sambongrejo bukan sekadar tempat melaksanakan program kerja, melainkan ruang pembelajaran kehidupan yang sesungguhnya.
Hari-hari mereka diwarnai dengan interaksi hangat bersama warga, anak-anak desa, tokoh masyarakat, serta nilai-nilai kearifan lokal yang sederhana namun mendalam. Dari kegiatan pendidikan, keagamaan, sosial, hingga kebersamaan di malam-malam sunyi desa, para mahasiswa belajar tentang makna kesabaran, kerja sama, keikhlasan, dan arti hadir untuk sesama. Setiap program yang dijalankan tidak selalu berjalan mulus, tetapi justru dari keterbatasan itulah tumbuh kedewasaan dan rasa tanggung jawab.
Cerita ini bukan hanya tentang keberhasilan program KKN, melainkan tentang proses bertumbuh-tentang mahasiswa yang datang membawa rencana, lalu pulang dengan perubahan cara pandang. Sambongrejo menjadi saksi bagaimana mereka belajar merendahkan ego, menguatkan persahabatan, dan menemukan makna pengabdian yang lebih luas. Dalam 45 hari yang singkat namun bermakna, desa ini menjelma menjadi rumah kedua, tempat kenangan, pelajaran hidup, dan refleksi tentang siapa mereka hari ini dan siapa yang ingin mereka perjuangkan di masa depan.