yusron123's Reading List
5 histoires
Aku Kalah, Tapi Pernah Mencintai par yusron123
yusron123
  • WpView
    LECTURES 83
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 40
Basecamp PMII Komisariat Bambu Runcing Jetis bukan sekadar ruang berkumpul para kader; ia menjadi saksi bisu luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Di tempat itulah Agus menanamkan harapannya, menyusun keberanian, dan menggantungkan perasaan pada Naura-perempuan yang kehadirannya membuat diskusi malam terasa lebih hangat dan kopi terasa lebih pahit ketika rindu datang. Agus mencintai Naura dalam diam yang panjang. Ia memilih setia pada doa, pada perhatian kecil, dan pada kebersamaan yang tumbuh perlahan di antara rapat, kajian, dan obrolan hingga larut. Namun, ketika keberanian itu akhirnya diucapkan, jawaban Naura justru menjelma jarak. Cinta Agus ditolak, bukan karena kurangnya kesungguhan, melainkan karena hati Naura telah memilih arah lain. Abdilah hadir sebagai nama yang tak pernah Agus rencanakan untuk ia terima. Pilihan Naura kepada Abdilah menjadi pukulan paling sunyi-tanpa teriakan, tanpa amarah, hanya kepedihan yang mengendap di sudut-sudut basecamp. Kursi-kursi tua, dinding berlumur poster perjuangan, dan lampu temaram malam Jetis menyimpan kisah tentang cinta yang kalah oleh takdir. Kisah ini adalah tentang belajar merelakan, tentang menerima bahwa tidak semua perjuangan berakhir dengan kemenangan, dan tentang basecamp Bambu Runcing yang selamanya menjadi saksi aku terluka-tempat Agus menata ulang hatinya, berdamai dengan kehilangan, dan tetap melangkah sebagai kader yang percaya bahwa luka pun bagian dari proses pendewasaan.
Sambongrejo, Tempat Kami Bertumbuh - Refleksi Mahasiswa dalam 45 Hari KKN par yusron123
yusron123
  • WpView
    LECTURES 52
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 45
mengisahkan perjalanan sekelompok mahasiswa IAI Khozinatul Ulum Blora yang menjalani Kuliah Kerja Nyata selama 45 hari di Desa Sambongrejo. Berangkat dengan semangat pengabdian dan idealisme kampus, mereka datang sebagai tamu yang ingin belajar sekaligus memberi manfaat. Namun, perlahan mereka menyadari bahwa Sambongrejo bukan sekadar tempat melaksanakan program kerja, melainkan ruang pembelajaran kehidupan yang sesungguhnya. Hari-hari mereka diwarnai dengan interaksi hangat bersama warga, anak-anak desa, tokoh masyarakat, serta nilai-nilai kearifan lokal yang sederhana namun mendalam. Dari kegiatan pendidikan, keagamaan, sosial, hingga kebersamaan di malam-malam sunyi desa, para mahasiswa belajar tentang makna kesabaran, kerja sama, keikhlasan, dan arti hadir untuk sesama. Setiap program yang dijalankan tidak selalu berjalan mulus, tetapi justru dari keterbatasan itulah tumbuh kedewasaan dan rasa tanggung jawab. Cerita ini bukan hanya tentang keberhasilan program KKN, melainkan tentang proses bertumbuh-tentang mahasiswa yang datang membawa rencana, lalu pulang dengan perubahan cara pandang. Sambongrejo menjadi saksi bagaimana mereka belajar merendahkan ego, menguatkan persahabatan, dan menemukan makna pengabdian yang lebih luas. Dalam 45 hari yang singkat namun bermakna, desa ini menjelma menjadi rumah kedua, tempat kenangan, pelajaran hidup, dan refleksi tentang siapa mereka hari ini dan siapa yang ingin mereka perjuangkan di masa depan.
Senja di Desa Cabak par yusron123
yusron123
  • WpView
    LECTURES 99
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 40
Di bawah cahaya senja yang selalu turun perlahan di Desa Cabak, seorang laki-laki bernama Arga menemukan perasaan yang tak pernah ia rencanakan. Setiap sore, ketika langit berubah jingga dan sawah-sawah memantulkan cahaya keemasan, hatinya diam-diam terpaut pada kirana Lila , gadis desa yang tumbuh bersama kesederhanaan dan keteguhan hati. Cinta itu lahir dari hal-hal kecil: sapa singkat di pematang, tawa yang tertinggal di udara senja, dan doa-doa yang tak pernah terucap. Namun, senja yang indah tak selalu membawa bahagia. Ketika Arga akhirnya memberanikan diri menyampaikan perasaannya, Kirana Lila memilih menolak dengan kelembutan yang justru melukai lebih dalam. Ada mimpi lain yang sedang ia kejar, ada jalan hidup yang belum bisa disandingkan dengan cinta Arga. Penolakan itu menjadikan senja di Desa Cabak bukan lagi sekadar waktu pulang, melainkan ruang sunyi tempat Arga belajar menerima, merelakan, dan memahami bahwa cinta tak selalu harus dimiliki. Kisah ini adalah cerita tentang cinta yang tumbuh di desa kecil, tentang senja yang menyimpan harapan sekaligus kehilangan, serta tentang seorang laki-laki yang akhirnya belajar bahwa mencintai juga berarti ikhlas melepaskan
Cinta Di Fakultas Tarbiyah  par yusron123
yusron123
  • WpView
    LECTURES 259
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 40
Sarah dan David telah menjalin persahabatan selama satu tahun penuh sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di bangku kuliah. Kebersamaan mereka tumbuh lewat diskusi, tawa, dan aktivitas organisasi. David dikenal aktif di DEMA IAI Khozinatul Ulum Blora dan PMII Komisariat Bambu Runcing, sementara Sarah selalu setia menemani-menjadi sahabat yang paling memahami cerita lelah dan semangatnya. Banyak yang mengira hubungan mereka akan berjalan lebih jauh, tetapi keduanya memilih bertahan dalam batas persahabatan yang aman. Namun segalanya berubah ketika Sarah memasuki semester dua. Di saat rutinitas kampus terasa semakin padat, hadir sosok baru bernama Ryan-pria misterius yang datang tanpa banyak cerita, tetapi membawa getar yang berbeda di hati Sarah. Ryan tak membutuhkan waktu lama untuk menarik perhatiannya. Ada rasa penasaran, ada debar yang belum pernah Sarah rasakan sebelumnya, bahkan ketika bersama David yang telah lama mengenalnya. Tanpa disadari, Sarah mulai menjauh dari David. Bukan karena benci, melainkan karena hatinya memilih arah lain. Ia lebih memilih Ryan-seseorang yang baru dikenalnya-dibanding David yang selama ini setia berada di sisinya. Sebagai bentuk kepercayaannya, Sarah bahkan mengajak Ryan untuk bergabung di PMII Komisariat Bambu Runcing, berharap dunia yang pernah ia jalani bersama David kini bisa ia bagi dengan orang baru yang mengisi ruang hatinya. Di sanalah kisah persahabatan, perasaan, dan pilihan hidup mulai diuji-diam-diam, namun menyisakan luka yang tak selalu terucap.
Impianku  par yusron123
yusron123
  • WpView
    LECTURES 232
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 40
Kisah seorang generasi bernama imron berusaha menyelesaikan pendidikan kuliah di IAI Khozinatul Ulum Blora dan membantu biaya pendidikan adiknya dengan bekerja keras membantu ibunya berjualan dipasar disela-sela waktu kosong. Suatu hari, Imron melihat pengumuman beasiswa kuliah Satu desa dua sarjana, imron bertekad mengikuti seleksi beasiswa dengan harapan bisa mendapat beasiswa untuk membantu biaya kuliah tanpa membebani ibunya. Ia ingin ibu bahagia dan bangga melihatnya bisa menyelesaikan pendidikan dan menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara. Alhamduliilllah berkat ketekukan, kerajinan, keikhlasan, dan keuletannya Allah meridhoi cita dan harapan imron