skyberle
- Reads 2,927
- Votes 466
- Parts 13
Bagi Sheyla, dunia seolah berhenti berputar ketika sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa kedua orang tuanya dalam sekejap. Di dalam gereja tua yang dingin dan dilingkupi aroma krisan putih, ia berdiri mematung di hadapan dua peti mati. Kecantikannya yang anggun kini tampak begitu rapuh, menyiratkan kekosongan yang memilukan. Di tengah kerumunan pelayat, Sheyla merasa benar-benar sendirian dan tenggelam dalam badai duka.
Sampai sebuah jemari yang hangat menyelinap di sela-sela jarinya. Kian. Gadis dengan tatapan mata tegas itu berdiri di sana, menolak membiarkan Sheyla hancur sendirian. Meski usianya setahun lebih muda, Kian adalah jangkar, pelindung, dan tempat Sheyla pulang.
⚠️ ⚠️ ⚠️
gxg
fiction
18+
harshwords