mariomissuu
Di SMA Cipta Indah, nama Kevin Ardiansyah dikenal sebagai legenda akademik. Selalu Juara Umum, langganan olimpiade, dan murid kesayangan guru. Namun, di balik prestasi gemilang dan kacamata bulatnya, Kevin menyimpan neraka yang tak diketahui siapa pun.
Ia adalah "budak" bagi Farhan dan gengnya.
Selama ini Kevin memilih diam, menunduk, dan pasrah ditindas demi bertahan hidup di sekolah. Ia merasa dirinya kerdil, tak berdaya, dan hanya "kertas putih" yang bisa dikotori sesuka hati. Hingga satu malam di gudang tua sekolah mengubah segalanya-sebuah tragedi penyekapan yang didalangi obsesi buta, nyaris merenggut nyawanya.
Namun, di titik terendah itu, takdir mengirimkan Bima Anugrah-idola sekolah yang selama ini terasa jauh-untuk mendobrak dan menariknya keluar dari kegelapan.
Sejak saat itu, hidup Kevin jungkir balik.
Dari siswa yang tak kasat mata, ia tiba-tiba menjadi pusat dunia Bima.
Dari korban yang selalu ketakutan, ia dijaga bak Pangeran Kecil yang tak boleh tergores sedikit pun.
Kevin harus beradaptasi dengan "kehidupan baru"-nya: Menghadapi Bima yang posesif dan "alergi jarak", meladeni perhatian Kak Dimas yang lembut, hingga berjuang menyembuhkan trauma fisiknya.
Namun, musuh terbesar Kevin bukanlah Farhan, melainkan rasa insecure dalam dirinya sendiri. Ketika kesalahpahaman membuatnya merasa hanya dijadikan "penonton" bagi kebahagiaan Bima, Kevin hancur dan menarik diri dari dunia.
Ini adalah kisah perjalanan hidup Kevin Ardiansyah. Tentang bagaimana ia belajar bahwa ia berharga bukan hanya karena nilainya di atas kertas, tapi karena dirinya apa adanya. Tentang keberanian untuk sembuh, keberanian untuk percaya pada cinta, dan pembuktian bahwa seorang anak pendiam bisa memenangkan segalanya-beasiswa impian, kehormatan diri, dan hati sang Bimasakti.