Mas mas jawa 💚
5 stories
Wening (On going) by cherisivana
cherisivana
  • WpView
    Reads 17,855
  • WpVote
    Votes 1,415
  • WpPart
    Parts 32
Surakarta, Jawa Tengah, 1890 Sukma Ningrum hanya ingin hidup dengan tenang. Sebagai anak gundik, dia tidak mengharapkan apapun selain bertahan di tengah carut-marutnya kehidupan tanah Jawa saat itu. Sampai akhirnya seorang bangsawan dari Surakarta, tertarik padanya-Raden Mas Adjie Mangkureja. Setelahnya, kehidupan Sukma tidak berjalan seperti yang dia inginkan.
AMANJIWO by munggahrap
munggahrap
  • WpView
    Reads 1,119,434
  • WpVote
    Votes 74,764
  • WpPart
    Parts 59
"Kencana, kamu tau makna tulisan Amanjiwo di pergelangan tanganku ini?" "Nggak tau. Apa emangnya, Kanjeng Gusti?" "Jiwa yang Aman. Semenjak kenal kamu jiwaku aman, Kencana. Rasanya segala masalah berat yang sedang kualami sudah menemukan solusinya" __________________________________________ (Meskipun ceritanya udah End, tapi tolong tinggalin vote dan komentar yang banyak ya, sebagai bentuk apresiasi buat aku. Tengs Fren😉🫶)
PRAMESWARI by munggahrap
munggahrap
  • WpView
    Reads 871,395
  • WpVote
    Votes 62,509
  • WpPart
    Parts 55
Pramoedya Satyakalingga, pewaris tahta sekaligus Mas-Mas Komisaris yang kerjaannya keliling stasiun se-Pulau Jawa. Di balik gelar dan seragam licinnya, Kalingga cuma bisa nyengir tiap pertanyaan "Kapan nikah?" mampir ke telinga. Rumor miring tak ia pedulikan, ekspektasi keluarga ia kesampingkan. Langkahnya masih tertahan pada satu nama, meski mulutnya enggan mengaku.
WHEN I SEE YOU LIKE DAYLIGHT by carnationgrow
carnationgrow
  • WpView
    Reads 592,193
  • WpVote
    Votes 44,012
  • WpPart
    Parts 35
Nala Hapsari Sastrodiardjo ia sangat tersembunyi. Tidak terlihat media, dan hanya terkenal dikalangannya saja. Sang Eyang, Rukmini Sastrodiardjo telah menanamkan berbagai ajaran penting dalam kehidupannya. Dari tutur kata, perilaku dan berbagai aturan dalam kehidupan. Nala tumbuh menjadi wanita yang anggun nan ayu. Namun dua kalimat ini bisa membuat menghilangkan senyum yang selalu ia pertahankan didepan orang orang sesuai ajaran eyangnya. "I can't be in this relationship again, Nala. Let's end this." Dengan tak sopannya, Reza Pramono Aditya, tunangannya membatalkan pertunangan mereka dihadapan banyak tamu undangan saat Sastrodiardjo sedang merayakan ulang tahun hotel milik mereka. "Tidak seharusnya kamu bicara hal sepenting itu di tengah acara seperti ini. Saya harap kamu bisa menemui keluarga saya setelah ini." Nala berpalik arah dan meninggalkan lelaki itu. Ketukan langkah kaki Nala tidak nampak seperti orang yang baru saja di campakkan, berjalan dengan penuh kepercayaan diri, kepalanya terangkat membiarkan orang orang menatapnya.