Fromnethraa
- Reads 275
- Votes 133
- Parts 22
Lorong itu selalu terasa lebih panjang saat malam. Lampunya berkedip, pintu-pintu diam, dan satu kamar berdiri di ujung, tertutup terlalu rapat.
Denia mengira ia hanya pindah tempat tinggal. Ia tidak tahu bahwa di Kost Putri Raras, nama bisa dipanggil dari mulut yang bukan milik siapa pun.
Penghuninya ramah, terlalu ramah. Mereka mengingat hal-hal yang tak pernah Denia ceritakan, menyelesaikan kalimat sebelum ia sempat berbicara.
Jika setiap wajah terasa familiar, dan setiap suara terdengar seperti milikmu sendiri, mungkin yang sedang terperangkap bukan tubuhmu.
KOST PUTRI KAMAR NO.7
Beberapa pintu dibangun untuk menyembunyikan, bukan menyimpan.