ENYHPEN's Corner
2 stories
Haven in Room 703 | ENHYPEN OT7 by arachivenoona
arachivenoona
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Tujuh pemuda yang hidup serba pas-pasan di apartemen sempit lantai tujuh Seoul tidak pernah membayangkan hidupnya akan berubah karena sebuah tangisan di balik pintu. Satu malam yang biasa berubah selamanya ketika mereka menemukan seorang bayi perempuan terbungkus selimut tipis di depan pintu Room 703. Perdebatan, air mata, dan rasa iba membawa mereka pada satu keputusan gila yaitu membesarkan si kecil Haneul bersama-sama. Di antara jadwal kuliah yang padat, shift kerja malam, dan dompet yang selalu tipis, tujuh pemuda itu belajar satu hal yang tidak pernah diajarkan di bangku kuliah manapun yaitu apa artinya menjadi sebuah keluarga. © 2026 June, Arachivenoona.
[END] The Hollow Dormitory | ENHYPEN OT7 by arachivenoona
arachivenoona
  • WpView
    Reads 947
  • WpVote
    Votes 137
  • WpPart
    Parts 17
Ketika tujuh mahasiswa baru pindah ke Asrama Hollow-gedung tua yang lama dibiarkan kosong-mereka hanya menginginkan awal yang tenang untuk tahun ajaran baru. Namun sejak malam pertama, lorong-lorong gelap itu mulai berbisik. Cermin-cermin memantulkan bayangan lain. Dan bunyi "ting... ting..." dari bawah lantai terus menggema, seolah memanggil seseorang. Saat sebuah lonceng tua ditemukan di basement, gangguan berubah menjadi ancaman. Satu per satu, mereka dihantui mimpi, suara, dan sosok yang tak seharusnya ada. Di tengah ketakutan itu, Heeseung mengungkapkan rahasia kelam: seorang mahasiswa pernah hilang di asrama yang sama-sahabatnya sendiri. Dan sepertinya... ia belum benar-benar pergi. Ketika Sunghoon menjadi target roh yang haus tubuh baru, persahabatan diuji dan batas antara realitas dan teror mulai kabur. Mereka harus menghadapi masa lalu yang dibungkam, menyatukan kekuatan, dan membuka kebenaran yang selama ini ditutup rapat oleh dinding Asrama Hollow. Namun ada sesuatu yang tidak mereka sadari: Beberapa pintu, sekali terbuka... tidak bisa ditutup kembali. © 2025 Arachivenoona.