Jocelyn_Sylvester
- Reads 812
- Votes 131
- Parts 8
Seorang pria modern berusia 26 tahun tiba-tiba terbangun di dunia fantasi bernama Elarion, terjebak dalam tubuh Liora-seorang Omega pria dari Suku Merak yang memiliki paras luar biasa cantik namun berhati dingin. Tragisnya, Liora asli meninggalkan warisan hidup yang kacau: sebuah gua yang telantar dan empat anak kecil berwujud ular yang kelaparan, ketakutan, dan haus akan kasih sayang.
Sebagai reptil berdarah dingin, keempat anak itu-Kaien, Nero, Riven, dan Soren-selalu mendambakan kehangatan. Namun bagi Liora yang lama, wujud melata mereka adalah pengingat menyakitkan akan Zareth, Alpha Suku Ular yang dikira telah mencampakkan dirinya.
Kini, dengan jiwa baru yang dewasa dan penyayang di dalam tubuh Liora, segalanya berubah. Melawan insting biologis tubuh meraknya yang menolak reptil, Liora baru memilih untuk merengkuh keempat anak ular itu dengan sayapnya yang hangat. Memasak untuk mereka, membela mereka dari cemoohan suku lain, dan perlahan meruntuhkan tembok trauma di hati kecil mereka.
Namun, kedamaian di gua Merak mulai terusik saat takdir membawa kembali Zareth. Sang Alpha Ular telah pulang, namun dalam kondisi kehilangan ingatan akibat konspirasi kejam di sukunya yang didalangi oleh Varkas yang ambisius.
Zareth tidak ingat siapa dirinya, tetapi insting Alpha-nya bergetar hebat setiap kali berada di dekat Liora. Di antara dinginnya sisik ular dan hangatnya bulu merak, sebuah romansa domestik yang manis sekaligus protektif mulai bersemi kembali. Zareth jatuh cinta untuk kedua kalinya-bukan pada raga Liora yang dulu, melainkan pada jiwa baru yang kini menjadi pelindung anak-anak mereka.
Mampukah Liora menyembuhkan luka masa lalu keluarga ini dan menghadapi badai yang dibawa oleh Suku Ular?