myDoraJiwoo
- LECTURES 217
- Votes 22
- Chapitres 2
[Cawooz/Woomen]
Dinding-dinding kaca itu akhirnya retak. Suara pecahnya terdengar seperti ribuan jeritan yang dipadatkan dalam satu detik.
Di pusat kehancuran itu, Joey berdiri dengan napas yang terputus-putus. Tangannya yang berlumuran darah mencengkeram kerah kemeja Chase, bukan untuk menyakiti, melainkan untuk menahan dunianya agar tidak runtuh.
"Kenapa kau tidak lari saat punya kesempatan?" geram Joey, suaranya parau oleh keputusasaan yang liar.
Chase tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya menyandarkan kepalanya di bahu Joey, menghirup aroma pinus dan badai yang kini bercampur dengan bau besi dari luka mereka.
Di luar sana, di balik kabut Pulau Blackwood, sesuatu yang lebih besar dari mereka berdua sedang merayap bangun, siap menelan sisa-sisa kewarasan yang ada.