TAMAT
14 stories
Diksi Tentang Kita  by VeraLunaa
VeraLunaa
  • WpView
    Reads 15,465
  • WpVote
    Votes 1,509
  • WpPart
    Parts 55
Fresha
Cafe Ruang Tengah by _Fre23
_Fre23
  • WpView
    Reads 19,920
  • WpVote
    Votes 2,135
  • WpPart
    Parts 61
Ferrel yang tak terlihat, Gito yang kehilangan jati diri akibat kembarannya, Ollan yang memiliki trauma mendalam terhadap cinta karena Keluarganya, dan Amando yang merasa terkutuk dalam asmara. Mereka tidak saling kenal hingga takdir mereka terjalin saat Pak Seno, pemilik kafe "Ruang Tengah", secara misterius merekrut mereka semua. Tanpa wawancara atau alasan yang jelas, Pak Seno seolah sengaja mengumpulkan empat jiwa yang retak di bawah satu atap. Awalnya, atmosfer di antara mereka kaku dan dingin. Namun, di antara aroma kopi dan keheningan malam, mereka perlahan menemukan cerminan luka mereka pada satu sama lain. "Ruang Tengah" pun menjadi saksi terbentuknya ikatan persaudaraan yang tak sedarah. Harapan mulai tumbuh saat empat wanita tulus hadir dalam hidup mereka, masing-masing menawarkan cahaya bagi luka spesifik yang mereka bawa. Cinta yang tulus untuk si pemilik trauma, pengakuan untuk si tak terlihat, inspirasi untuk si pencari jati diri, dan tawa untuk si patah hati. Namun, saat mereka mulai merasa nyaman, masa lalu tak bisa selamanya disembunyikan. Mereka harus menghadapi pertanyaan terbesar: Kenapa mereka dipilih? Dan rahasia apa yang sebenarnya disimpan oleh Pak Seno dan kafe "Ruang Tengah"? Ini adalah kisah tentang empat jiwa yang menemukan rumah, bukan di sebuah tempat, melainkan pada satu sama lain, sambil berusaha memecahkan misteri yang menakdirkan mereka bersama. 13-07-2025 #3 Kacila # 5 Mandira 27-07-2025 #1 Olla JKT48 15/09/2025 # 2 Mandira
S1: After Graduation ✔ by MatayaSenja
MatayaSenja
  • WpView
    Reads 2,049,506
  • WpVote
    Votes 96,468
  • WpPart
    Parts 65
Romance story🤍 Ada moment ada cerita GxG
Freyan: Penguasa sekolah [END] by nuralfaruq
nuralfaruq
  • WpView
    Reads 30,734
  • WpVote
    Votes 4,419
  • WpPart
    Parts 46
"halo manis" "Halo jelek"
Yang Tak Pernah Kuceritakan 2 {END✅} by X4RLIZIE_13
X4RLIZIE_13
  • WpView
    Reads 28,794
  • WpVote
    Votes 3,897
  • WpPart
    Parts 46
Namanya Freyan. Anak rantau, kerja serabutan, dan masa lalunya lebih rumit dari tumpukan cucian kotor di kosan. Ia gak pernah nyangka hidupnya bakal serumit ini-bekerja di warung makan bareng cewek pirang bernama Chika yang sok galak tapi doyan numpang makan, sambil pelan-pelan dikejar masa lalu bernama Marsha-mantan teman sekolah yang cerewetnya kayak notifikasi grup keluarga. Buat Marsha, cowok absurd bernama Freyan itu udah kayak dosa masa lalu yang susah dilupakan. Tapi, kenapa ya, DM-nya yang gak dibales itu malah bikin dia makin mikir... "Gue suka dia?" atau "Gue cuma pengen dia jawab karena gengsi?" Saat Chika mulai merasa "nggak biasa" tiap bareng Freyan, dan Marsha mulai main ancam-ancam Gito demi dapet alamat kosan Freyan, semua berubah jadi komedi romantis yang penuh cemburu diam-diam, kode-kode sarkas, dan perasaan yang nggak pernah selesai sejak hari kelulusan. Karena kadang, cinta gak datang dari yang paling manis... tapi dari yang paling ngeselin.
Langit Tak Lagi Biru (SELESAI) by Swall_
Swall_
  • WpView
    Reads 109,106
  • WpVote
    Votes 13,587
  • WpPart
    Parts 41
Seorang pemuda berusia dua puluh lima tahun kini menjalani hidup yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya - menjadi "ayah" bagi dua gadis kecil yang begitu cantik dan polos. Mereka bukan anak kandungnya, melainkan putri dari kakak laki-lakinya yang meninggal bersama sang istri dalam kecelakaan pesawat saat perjalanan bisnis. Dua gadis kecil itu mengubah hidupnya, mengajarkannya arti kehilangan, cinta, dan keluarga. bagaimana kisahnya? ya di baca kocak🗿 FIKSI!!!
alone by arschil
arschil
  • WpView
    Reads 20,741
  • WpVote
    Votes 2,555
  • WpPart
    Parts 23
"Maaf jika kita harus hidup dengan sesederhana ini" FREYAN KHAULA TAMARA
Obsess with you_(Greshan)[END] by aulthority
aulthority
  • WpView
    Reads 115,062
  • WpVote
    Votes 4,248
  • WpPart
    Parts 49
⚠️Peringatan⚠️ Cerita ini mengandung tema dan adegan yang bersifat emosional dan intens, yang mungkin tidak cocok untuk semua pembaca. Harap membaca dengan bijaksana. Beberapa konten mungkin mencerminkan hubungan dewasa dan situasi kompleks yang memerlukan pemahaman yang matang. Jika kalian merasa tidak nyaman dengan topik-topik tersebut, kami menyarankan kalian untuk mempertimbangkan sebelum melanjutkan. Cerita dan karakter dalam cerita ini adalah fiksi belaka. Kemiripan dengan kejadian nyata atau individu adalah kebetulan semata. Cerita ini ditujukan untuk hiburan dan bukan representasi dari fakta nyata.
Peluk Yang Tertinggal (END) by zynaraacl
zynaraacl
  • WpView
    Reads 22,558
  • WpVote
    Votes 2,486
  • WpPart
    Parts 53
Tentang Frefio Family
Baby Luna by KalycaRose27
KalycaRose27
  • WpView
    Reads 847,520
  • WpVote
    Votes 41,058
  • WpPart
    Parts 52
FOLLOW DULU SEBELUM BACA 🥰 . Hujan rintik turun pelan malam itu, membasahi jalan yang sunyi dan menyalakan kembali lampu kota dalam pantulan yang kabur. Di antara gemerisik air dan aroma tanah basah, sebuah kardus kecil tergeletak sendirian. Di dalamnya, Luna-gadis mungil berusia tiga tahun dengan pipi merah lembut dan topi kucing favoritnya-mengerjapkan mata, mencoba memahami mengapa dunia tiba-tiba terasa begitu sepi. Ia tidak mengerti alasan orang yang ia panggil Mama menurunkannya, membisikkan kata yang tidak ia pahami, lalu pergi tanpa menoleh. Yang Luna tahu hanyalah dinginnya angin yang menembus baju tipisnya, dan suara hujan yang terdengar seperti tangis pelan di sekelilingnya. Ia memeluk lututnya, menggoyang pelan tubuh mungilnya, lalu memanggil dengan suara cadel yang pecah memohon: "Mbi... Bibi... Unna di cinih... takut" Tidak ada jawaban, hanya gemericik hujan. Luna mengintip dari balik kardus, berharap wajah itu kembali. Yang ia temukan hanyalah lampu-lampu jalan yang kabur, seolah ikut menangisinya. Matanya mulai berkaca, tapi ia terlalu kecil untuk tahu cara menangis dengan benar-yang ia lakukan hanyalah menggigit bibirnya agar suaranya tidak terlalu keras. "Eugh... kenapa... di cinih... Una takut cekali?" bisiknya, nyaris tak terdengar. Dan saat dunia seakan berpaling, langkah lembut seseorang mendekat. Sosok itu berhenti, berlutut, dan membuka tutup kardus perlahan-seperti takut membuat gadis kecil itu semakin ketakutan. Di balik lipatan karton basah, mereka menemukan sepasang mata yang begitu polos, begitu patah, tapi masih menyimpan harapan kecil bahwa dunia tidak sepenuhnya jahat. "Dingin ya, sayang... sini... jangan takut." Untuk pertama kalinya malam itu, Luna mengulurkan tangannya. Ini bukan sekadar kisah tentang anak yang dibuang. Ini adalah kisah tentang seorang gadis kecil yang menemukan belasan kepedihan dalam satu malam-namun juga menemukan keajaiban paling hangat saat seseorang memilih untuk berhenti... dan melihatnya.