starrymoonli
- Reads 24,630
- Votes 4,238
- Parts 28
Carmen belajar bertahan dalam diam, menyimpan luka dan kelelahan di balik senyumnya. Demi melindungi satu-satunya rumah yang pernah ia miliki.
Namun takdir merenggut rumah itu lebih dulu.
Suho, satu-satunya tempat ia pulang, pergi untuk selamanya.
Dan ketika Carmen mengira rasa kehilangan adalah luka terbesarnya sebuah kebenaran tentang dirinya sendiri terungkap cukup untuk membuatnya mempertanyakan arti hidup yang selama ini ia pertahankan.
Rumah barunya tak pernah kekurangan cahaya. Tawa ada di meja makan, suara langkah saling menyusul di lorong-lorongnya. Ayah dan Ibunya memanggilnya pulang, menyebutnya keluarga, merentangkan tangan tanpa ragu.
Namun bagi Carmen, rumah ini adalah tempat yang harus ia pelajari perlahan. Bukan karena ia tak diterima melainkan karena hatinya terlalu lama hidup tanpa "pulang".
Di balik kehangatan itu, ada jarak yang belum terjembatani antara dia dan adik- adiknya. Dan Carmen bertanya dalam diam.
Apakah cinta yang datang terlambat masih bisa terasa seperti rumah?