ily_bro
- Reads 10,367
- Votes 496
- Parts 23
Tumbuh di tengah keluarga yang bahagia bahkan tanpa kehadirannya. Karena dia dianggap bayangan kesepian yang tidak perlu dihiraukan. Rumah megah yang disebut rumah, bahkan tidak pernah menatapnya. Lalu di mana dia tinggal sebenarnya? Di mana tempat pulangnya? Apa kedekapan Sang kuasa?
Ah, tidak.
Jangan dulu, dosanya masih terlalu banyak untuk pulang yang seperti itu. Ia masih mau hidup, setidaknya untuk menebus sedikit dosa dan membalas budi pada yang berjasa.