Jjjwnnn_
Jauh di sudut dingin kota, ada sebuah kehidupan kecil yang jauh dari kata bahagia. Di tempat kecil itu, ada harapan perihal hari esok, perihal asa yang mungkin masih tersisa. Dinginnya malam, asingnya suasana, selalu ada sosok hangat yang selalu menunggu kehadirannya.
Marlo, dia kacau, hancur, rusak, namun anehnya, senyum miliknya selalu berhasil membuat jiwa yang mati kembali menyambut hangat. Sungguh menarik saat tempat kotor yang sempit itu mendatangkan sebuah kebahagian.
Di sini, menyambut hangat di sudut terkecil bumi.
[Love, brothership, toxic, family.]
-Sea, 2025.