itsjellyverse
- Reads 4,754
- Votes 815
- Parts 40
"Nara, kamu tahu kenapa angka satu itu selalu sendirian? Karena di puncak, nggak pernah ada ruang untuk orang kedua. Tapi aku lupa tanya sama kamu. Lebih sakit mana, jadi nomor dua di papan peringkat, atau jadi nomor dua di hidup seseorang yang lagi mati-matian mengejar masa depan?"
Saival pernah bilang, hidup 5 bersaudara Karsa itu ibarat mozaik. Kalau satu kepingnya pecah, gambarnya tidak akan pernah utuh lagi. Dia hanya ingin mengambil satu kepingan bernama 'beasiswa' supaya kakak-kakaknya bisa bernapas lega. Dia hanya ingin membuktikan kalau anak nomor empat pun bisa menjadi pilar.
Tapi malam itu, di bawah rintik hujan yang menghapus jejak ban motornya, Saival sadar satu hal. Ada kemenangan yang justru terasa seperti kekalahan paling telak. Memiliki peringkat satu, tapi kehilangan Hannara.
"Val, kalau boleh milih, aku mendingan dipukuli orang tuaku setiap hari karena nilai yang turun, daripada harus kehilangan kamu selamanya karena hanya sebuah ambisi."
📚12/05/26
Insta/@ itsjellyverse_