rickycombat94
- Reads 241
- Votes 97
- Parts 15
Rei datang ke Cijerah sebagai orang asing.
Tidak dipedulikan.Tidak dihitung.Tidak dianggap.
Ia dicap anak kota yang manja, yang diyakini tak akan bertahan lama di bedeng sempit dan keras.Diamnya dianggap pembangkangan.Pilihannya untuk tidak ikut sistem dilihat sebagai sikap sok suci.Bahkan gitarnya-satu-satunya benda yang ia rawat-dianggap sebagai bentuk penghasutan.
Di Cijerah, bertahan berarti tunduk.
Dan Rei menolak itu.
Ia tidak berteriak.Tidak membantah.Tidak menjelaskan siapa dirinya.Ia hanya bertahan-agar tidak tenggelam.
Sementara orang-orang di sekitarnya sibuk menertawakan, meremehkan, dan menunggu kejatuhannya, Rei memilih jalannya sendiri.Jalan yang sunyi.Jalan yang berisiko.Jalan yang menuntut harga mahal.
MPDC-Satu adalah kisah tentang seseorang yang berdiri sendirian dengan gitarnya, menghadapi lingkungan yang ingin menyeragamkan segalanya.Tentang penolakan terhadap kutukan tempat bernama Cijerah-kutukan untuk menjadi sama, tunduk, dan lupa siapa diri sendiri.
Dan jika harus dibayar
dengan air mata,
dengan darah,
bahkan dengan nyawa-
Rei memilih tidak tunduk.