fkAsyA
- Reads 1,253
- Votes 189
- Parts 6
Rumah keluarga "Valerie" tidak pernah mengenal kata sepi. Dengan delapan anak perempuan yang tinggal di bawah satu atap, setiap sudut ruangan selalu dipenuhi hiruk-pikuk yang hangat.
Cerita ini mengikuti keseharian mereka yang penuh warna. Mulai dari rebutan cermin di pagi hari, antrean kamar mandi yang panjang, hingga meja makan yang selalu riuh dengan adu argumen kecil namun penuh tawa. Meski memiliki kepribadian yang bertolak belakang-si sulung yang tenang, si kembar yang jahil, hingga si bungsu yang agak manja terhadap kakak kakaknya. Mereka punya satu aturan tak tertulis: "Satu terluka, semua maju membela."
Di balik kebisingan suara ocehan yang tidak penting, denting piring, dan obrolan tanpa henti, ada ikatan batin yang tak tergoyahkan. Mereka adalah saudara terbaik bagi satu sama lain, membuktikan bahwa rumah bukan hanya soal bangunan, tapi tentang delapan pasang tangan yang selalu siap merangkul saat dunia sedang tidak baik-baik saja.