hifilofia
- LETTURE 6,427
- Voti 2,106
- Parti 15
Langit selalu menjadi tempat Evelyn Callista melarikan diri, tempat di mana mimpi-mimpinya bebas berpendar. Namun, bagi ayahnya, mimpi itu hanyalah ilusi. Ia tidak diciptakan untuk mengejar bintang, melainkan untuk meneruskan warisan keluarga.
Ketika keberanian mengalahkan ketakutan, Evelyn memilih pergi-meninggalkan rumah, kehilangan tempatnya di keluarga, dan bertaruh pada takdir yang belum pasti. Di antara luka dan ketidakpastian, ia menemukan cahaya dalam persahabatan dan cinta. Tapi, seberapa jauh ia harus melangkah sebelum langit menerimanya?
Karena tidak semua mimpi bisa dikejar tanpa kehilangan sesuatu di belakang.