mikesehyuna
- Reads 117
- Votes 46
- Parts 15
Jangan Plagiat!
Tahun 1982.
Di lereng gunung yang berkabut, Keluarga Rahayu tak pernah mengenal jatuh miskin. Rahasianya terkunci pada pundak seorang "Pemuang".
Sruti mengira utang keluarganya akan lunas dengan tugas tampak mudah. Dilarang tidur berbaring dan memanggul udara kosong setiap Maghrib tiba. Namun, ketika tulang belakangnya mulai berderak ngeri dan aroma tanah kuburan tercium dari tengkuk sendiri, Sruti menyadari satu hal, ia sedang menyerahkan nyawa.
Kekayaan Rahayu ternyata tidak lahir dari tanah, melainkan dari tulang para pelayan yang tak pernah boleh tegak berdiri.
Sebelum punggungnya benar-benar patah, Sruti harus memilih, melarikan diri atau berakhir menjadi nisan bagi rahasia paling busuk di rumah itu.
Siapa sebenarnya yang Sruti gendong di pundaknya?