Syh_Mutiara
- Reads 528
- Votes 131
- Parts 10
Pernah gak sih, lo ngerasa dunia lagi bercanda? itu yang dialami Ruqayyah, hampir mati oleh kebakaran didapur pesantren. Eh, tiba-tiba ditarik ke Alam yang disebut 'Alam Barzakh', dan dia malah dilempar dari abad-21 ke Abad ke-9 Dinasti Abbasiyah.
Bau asap kebakaran dapur, berubah jadi aroma dupa yang bikin pening. Dan rupanya, Ruqayyah terjebak ditubuh Aisha, seorang putri bangsawan yang hidupnya diujung tanduk, gara-gara politik Baghdad yang lagi panas.
Masalah makin ribet, saat muncul 'Sistem' (pemandu yang memberi misi dan hadiah ) . Dan juga aturan, 'Jangan jatuh cinta dengan cowok era ini!"
Ya kali! Masalahnya, yang muncul di depan mata itu, Al-Mu'tashim-pangeran sekaligus jenderal yang mukanya lebih dingin dari es batu, tapi tatapannya bikin jantung mau copot. Setiap kali Ruqayyah membocorkan rahasia idetitasnya, tentu akan ada konsekuensinya.
Sementara itu di abad 21, Aisha asli malah linglung di sebuah pesantren sempit. Putri bangsawan yang biasa dilayani dayang ini harus bangun subuh dan nyaris pingsan karena harus nyuci pakaian sendiri.
Sanggup gak Ruqayyah bertahan di Abad 9, sebelum jam pasir hidupnya habis gak bersisa? Gimana kisah kelanjutan hubungannya dengan Pangeran, kalo dia kembali kedunia asalnya?
----
Bagi pembaca yang bertanya-tanya, ini bukan reinkarnasi. Islam meyakini satu kehidupan untuk satu jiwa. Peristiwa antara Aisha dan Ruqayyah adalah murni elemen fantasi mengenai pertukaran raga melintasi abad, sebuah skenario 'bagaimana jika' seseorang dari abad modern ini, bisa mengeksplorasi dunia dan perbandingan zaman, tanpa menyalahi prinsip dasar tentang perjalanan jiwa menuju akhirat.
Karya ini adalah fiksi sejarah. Meskipun menggunakan latar belakang peristiwa atau tokoh nyata, beberapa kejadian atau dialog dan karakter adalah hasil imajinasi penulis untuk kepentingan drama cerita, dan tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak manapun.