Melyana90
- Reads 807
- Votes 144
- Parts 8
"Shangjue Ge... " Suara Yuanzhi begitu lirih memanggil sang Kakak, butuh waktu, butuh tenaga hanya untuk memanggil nama yang begitu ia kasihi dan dengan tenaga yang ada ia kembali melanjutkan perkataan nya dan dengan tangan yang gemetar, bukan karena takut, bukan.. melainkan karena penyakitnya yang membuat tubuhnya lumpuh perlahan, masih berusaha memakaiakan dasi untuk Shangjue.
tatapan Shangjue terlihat begitu sendu, bola mata nya penuh dengan rasa marah 'Kenapa semesta begitu tega dengan adiknya yang baru beranjak remaja', masa depan nya masihlah panjang, tidak seharusnya ia menderita seperti ini.
"Ge... Gege tidak perlu menunda pernikahan hanya karena aku. Gege juga berhak bahagia. hidup Gege tidak perlu dihabiskan hanya untuk mengurusku, keinginan terakhir ku adalah melihat Gege Menikah dan bahagia"
Shangjue, Laki-laki yang terkenal dengan ketegasan nya, mandiri dan penuh wibawa ini, meluruhkan tubuhnya, bersimpuh dilutut Yuanzhi yang berada di kursi roda. Menahan tangisan nya, ia tidak boleh menangis, tidak dihadapan Yuanzhi.