continue
4 stories
Touchpoints by imhana10
imhana10
  • WpView
    Reads 1,683,777
  • WpVote
    Votes 151,479
  • WpPart
    Parts 80
Enemy turns into friend? Or maybe a lover? Siapa yang bisa menebak? Hari-hari Airi, F30, sebagai PM (Project Manager) salah satu aplikasi yang sedang dikembangkan oleh perusahaan plat merah sudah cukup meriah. Dengan deadline, source code, bug errors, dan tim Developer yang berisik. Tapi semakin seru ketika seorang Ranu, M30, Manager baru dari tim CX (Customer Xperience) menunjukkan di mana letak kesalahan fatal dari aplikasi yang dibuat oleh tim Airi. Airi yang keras kepala dan Ranu yang kaku membuat diskusi alot antara dua tim yang seharusnya saling membantu. Apakah mereka bisa bekerja sama atau tetap menabuh genderang perang setiap bertemu di ruang rapat? Pics made by freepik and canva.
Love Recipe  by doonadae
doonadae
  • WpView
    Reads 181,649
  • WpVote
    Votes 11,473
  • WpPart
    Parts 51
Dikta memutuskan untuk pindah ke luar kota setelah mengetahui tunangannya selama ini bermain di belakangnya. Dan keputusan untuk pindah ini menurutnya adalah keputusan yang sangat tepat. Lingkungan barunya sangat nyaman dengan para tetangga yang peduli satu sama lain. Dan yang paling penting, Dikta tidak harus mengeluarkan banyak uang untuk kebutuhan pangannya karna setiap hari Caca tetangga sebelah kanan rumahnya itu selalu memberikan Dikta masakan gratis. Walaupun rasa masakan Caca nano-nano tetapi untuk hal yang berbau gratisan tentu saja Dikta tidak akan menolak. Diawali dengan makanan gratis, Dikta jadi lebih mengenal sosok Caca. Gadis itu lucu, baik hati, dan terlebih lagi Caca punya feminine energy yang sangat memikat. "Ca, bisa jangan lucu-lucu gak? Kalau nanti aku naksir emangnya kamu mau tanggung jawab?" "Kalau lucu kan harusnya ketawa Dikta bukan suka."
The Dateline by saturnspecies
saturnspecies
  • WpView
    Reads 148,085
  • WpVote
    Votes 16,133
  • WpPart
    Parts 34
Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game: revisi tanpa ujung, lembur tanpa batas, dan deadline yang terkadang tidak masuk akal. Pitching, presentasi, bikin copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang: mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. First published: October 4th 2025
Balik Kanan Jatuh Cinta by zyourwrite
zyourwrite
  • WpView
    Reads 477,289
  • WpVote
    Votes 48,003
  • WpPart
    Parts 51
Bagi Mia hidup sebagai perempuan dewasa di negara ini adalah sebuah kutukan. Pasalnya, banyak sekali tuntutan dan standar yang harus dipenuhi untuk bisa dikatakan sebagai perempuan yang berhasil. Standar paling gila yang pernah Mia dengar adalah tentang 'Perempuan harus menikah dan memiliki pasangan sebelum umur 30 tahun'. Sebab, jika belum juga laku di umur 30 akan sulit mendapat pasangan karna dianggap sudah terlalu tua. Lalu apa kabar dengan Mia yang tahun depan sudah menginjak usia keramat itu? rasanya Mia sudah muak dan ingin lari saja sebab hampir disetiap pertemuan dan pembicaraan semua orang selalu bertanya padanya tentang 'kapan nikah?' atau 'mana calonnya?'. Asal kalian tahu, Mia itu sudah hopeless dalam hal percintaan. Dia yakin sekali dirinya tidak ditakdirkan untuk genre-genre romansa. Tidak masalah, Mia juga tidak berminat dan dia ikhlas jika nanti mati dalam keadaan perawan. Ya, setidaknya itulah prinsip yang dia pegang sebelum akhirnya diacak-acak seorang Mahatma Gie atasannya yang entah punya dendam kesumat apa dengan Mia.