Raymond_z0's Reading List
2 stories
Menyatu Dalam Hening II by Raymond_z0
Raymond_z0
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
Setelah Mafuyu akhirnya memanggil nama Rei tanpa jarak, hubungan mereka berubah dari kebetulan menjadi pilihan. Keheningan di kelas berkembang menjadi rutinitas yang hangat-langkah pulang yang saling menunggu, percakapan yang tidak lagi terputus, dan keberanian kecil untuk tetap tinggal. Kelulusan membawa masa depan yang tak bisa mereka kendalikan. Kehadiran Kurosawa Ren membuka kembali luka lama Mafuyu. Keluarga yang dingin, tuntutan yang menyesakkan, dan keyakinan bahwa dirinya hanya akan menjadi beban bagi orang yang ia cintai. Bukan karena ragu pada perasaannya, Mafuyu mundur karena merasa tidak berhak memiliki masa depan bersama Rei. Rei akhirnya memahami bahwa cinta saja tidak cukup untuk menahan seseorang yang terus menjauh demi melindungi orang lain. Mereka berpisah tanpa pertengkaran-hening, namun meninggalkan kehampaan yang mengubah hidup keduanya. Dalam jarak, Mafuyu untuk pertama kalinya menghadapi keluarganya dan rasa tidak layak untuk dicintai, sementara Rei belajar berjalan tanpa menunggu, meski tak pernah berhenti memilih Mafuyu. Saat bertemu kembali sebagai versi diri yang telah melewati kehancuran masing-masing, mereka tidak mengulang masa lalu. Mereka memulai dari awal-berdiri sejajar, menuju ketenangan yang dulu terasa mustahil: sebuah rumah yang benar-benar menjadi tempat pulang, dan seorang anak yang memanggil mereka sebagai bukti bahwa keheningan kini adalah ruang untuk hidup bersama.
Menyatu Dalam Hening I by Raymond_z0
Raymond_z0
  • WpView
    Reads 1,145
  • WpVote
    Votes 663
  • WpPart
    Parts 40
Shibuya begitu ramai dan tidak pernah terasa sunyi, hiruk pikuknya seolah memiliki ciri khasnya sendiri. Di tengah semua itu, Aoshina Mafuyu memilih hidup dalam hening yang berbeda. Luka lama tentang cinta dan keluarga membuatnya menjaga jarak dari siapa pun, seolah kesepian adalah tempat paling aman untuk bertahan. Segalanya mulai berubah ketika Ishigami Rei yang merupakan siswa pindahan yang tenang dan sederhana, hadir dalam kesehariannya. Rei tidak datang dengan janji atau usaha untuk memperbaiki apa pun. Ia hanya ada menemani ketika hujan, ketika keheningan di peron stasiun terasa mencekam, dan saat malam-malam panjang di bawah cahaya neon kota menyapa. Di antara trauma yang belum sembuh dan rasa takut untuk percaya kembali, keduanya belajar bahwa tidak semua luka harus disembuhkan dengan tergesa. Ada yang cukup ditemani, perlahan, sampai hati berani membuka diri lagi. Cerita ini merupakan sebuah kisah tentang trauma, kehadiran, dan keberanian kecil untuk tidak lagi sendirian.