yohan15
Martin adalah remaja desa yang tumbuh di Dusun Buntu Susan, jauh dari hiruk-pikuk kota dan dekat dengan kenyataan hidup yang keras.
Di rumah sederhana itu, cinta tidak banyak diucapkan. Ia hadir dalam bentuk kerja tanpa henti, diam yang panjang, dan lelah yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Konflik ekonomi keluarga, hubungan yang kaku dengan ayah, serta mimpi yang terasa terlalu tinggi untuk ukuran desa kecil membuat Martin berada di persimpangan antara menerima nasib atau berani berharap.
Kami yang Tumbuh Tanpa Suara adalah kisah realita sosial tentang:
1. Remaja yang dipaksa dewasa sebelum waktunya.
2. keluarga yang saling mencintai tanpa tahu cara mengungkapkannya.
3. Perjuangan diam-diam orang kecil yang jarang didengar.
Cerita ini terinspirasi dari kehidupan nyata, dengan sedikit sentuhan fiksi.
Ditulis perlahan, jujur, dan tanpa berlebihan.
Jika kamu pernah merasa harus kuat sendirian,
mungkin cerita ini sedang menceritakan kamu.