bacaan writer challenge ~
1 story
UMBRA by LoVeBxG
LoVeBxG
  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 20
Jika Gelombang yang berada ditengah lautan itu hidup dan bertemu dengan Semu, keduanya akan saling bertanya. Tidak ada yang berubah, hanya sedikit kesempatan unut melakukan pembenaran. ............................................... "Aku tidak bisa," isaknya. Air mata murni mengalir di pipinya yang kotor oleh lumpur. "Tanganku tidak mau menurut, Gelombang. Otakku terus berteriak kalau ini salah. Otakku bilang aku akan memotong arteri karotis dan mati dalam tiga menit karena pendarahan hebat." "Otakmu berbohong," kataku pelan. Aku bergeser mendekat, mengabaikan bau busuk yang menguar dari air limbah di celah kakiku. "Otakmu sedang disandera oleh benda itu. Dia memanipulasi rasa takutmu agar kau tidak mencabutnya." "Tapi sakitnya..." Semu menatap leherku yang masih dibalut perban merah kusam. "Kau berteriak seperti binatang semalam. Aku dengar ceritanya dari anak asrama sebelah. Katanya kau melolong." "Memang sakit," aku mengakui. Tidak ada gunanya berbohong pada Semu. Dia akan mencium kebohongan seperti hiu mencium darah. "Rasanya seperti kau memaksa lahir kembali. Tapi setelah itu... hening, Semu. Suara dengung itu hilang." ---------------------------------- Start: 1 Janurari 2026 End: -