faerytayle
- Reads 737
- Votes 175
- Parts 6
"Jika semua orang memiliki rumahnya masing-masing, maka aku tidak."
One soul was cherished, the other was carved.
Lahir dari rahim yang sama, takdir justru memperlakukan mereka berbeda. Yang satu tumbuh dalam pelukan hangat dan kasih sayang, sementara yang lain hidup dalam bayang-bayang. Dari balik pintu yang kokoh, ia hanya bisa menyaksikan kehangatan yang tak pernah menyentuh kulitnya, dipaksa berdamai dengan dinginnya tempat asing yang ia sebut rumah.
; featuring 09z & others
© faerytayle, 2026