Buku yg blm di baca
2 stories
INTERTWINED by epcysh
epcysh
  • WpView
    Reads 58,449
  • WpVote
    Votes 2,588
  • WpPart
    Parts 41
Dijodohkan demi bisnis keluarga, Yovan dan Raline menjalani pernikahan rahasia. Awalnya hanya kewajiban, tapi seiring waktu, batas antara peran dan perasaan mulai kabur. Akankah mereka menerima takdir ini atau justru terjebak dalam perasaan tak terduga? ๑⁠˙⁠❥⁠˙⁠๑ "Lo selalu pakai baju segini tipisnya setelah mandi?" suaranya serak. Raline refleks meremas ujung kaosnya. "Bukan urusan Kak Yovan." Yovan terkekeh, tapi tak melepaskan genggamannya. "Jadi suami nggak boleh peduli?" Jarak di antara mereka menyempit. Napas hangat Yovan terasa di kulitnya, membuat detak jantung Raline berantakan. "Kak..." bisiknya lemah. Alih-alih menjauh, Yovan menyelipkan rambut basahnya ke belakang telinga. Bibirnya melengkung kecil. "Jangan bikin gue kepikiran yang aneh-aneh, Rara." ๑⁠˙⁠❥⁠˙⁠๑ ⚠️ Fiksi ⚠️ 17+ Pict by Pinterest Start : 22 March 2025
Hema Akasha.[Telah Terbit] by yowaimi
yowaimi
  • WpView
    Reads 3,085
  • WpVote
    Votes 439
  • WpPart
    Parts 29
(SETIAP BABNYA UDAH DI REVISI) Hema menikah dengan Akasha bukan karena ia mencintainya, tetapi karena rasa tanggung jawab yang mengikatnya pada keluarganya. Perekonomian keluarga yang semakin terpuruk,ayahnya yg jatuh sakit,kedua adiknya sedang bersekolah memaksa gadis itu untuk memilih jalan yang penuh pengorbanan. Akasha, yang dikenal dengan kekayaannya,pewaris keluarga harrington menikahi Hema bukan karena rasa cinta, tetapi karena terpaksa-sebuah pernikahan yang diperlukan agar ia bisa menjadi pewaris sah dari keluarganya dari perusahaan mereka harborstone estates dan itu hanya bisa ia warisi dengan ikatan jika Akasha segera menikah. Di bawah langit yang luas, di antara bentangan Akasha yang tak terbatas, mereka berdua berjalan menyusuri hidup yang penuh dengan maya-ilusi dan harapan kosong yang tak bisa mereka raih. Keduanya, terjebak dalam karma yang tak mereka pilih, menjalani takdir yang mereka rasa tak ada jalan untuk menghindarinya. Namun, di tengah perjalanan itu, apakah ada ruang untuk cinta yang sejati, atau hanya ruang kosong yang dipenuhi kepentingan dan keinginan yang tak pernah berujung?