snowflakemketnew
- LECTURES 293
- Votes 34
- Chapitres 22
✨ Bridgerton's Inspired Fiction ✨
Musim semi di Belfort, tiba.
Seperti bunga Hyacinthㅡserta bunga lainnya, yang mekar, para wanita muda di Belfort pun mekar secantik bunga.
Musim mekar, begitulah mereka menyebutnya. Di musim ini, Ratu Morgana, pemegang tampuk kekuasaan tertinggi di Belfort membuka musim perjodohan, musim dimana para perempuan akan berhias diri secantik-cantiknya agar dipilih Ratu sebagai wanita tercantik di Belfort dan akan memikat banyak calon pelamar yang akan mempersunting mereka.
Namun proses menjalin hubungan bukanlah sesuatu yang mudah. Seiring waktu dan perkembangan zaman, muda-mudi memiliki sedikit keinginan untuk menikah dan berumah tangga. Musim mekar menjadi tantangan tersendiri di tengah zaman dimana menikah tak lagi jadi prioritas.
Bagaimana tradisi ini tetap mampu membawa kisah cinta muda-mudi dan merubah mindset mereka tentang pernikahan?