_mnopqrstuvwx_z
- Reads 165
- Votes 100
- Parts 24
Rain selalu percaya bahwa beberapa orang datang untuk tinggal.
Sayangnya, hidup berkali-kali membuktikan sebaliknya.
Di Surabaya, di antara lapangan basket dan lorong sekolah, Rain mengenal cinta pertamanya-Favian. Hangat, manis, dan penuh janji yang terdengar meyakinkan di usia tujuh belas. Namun di kota lain, Surakarta, Ranu menjalani kisahnya sendiri. Bersama luka keluarga, hubungan yang tak pernah benar-benar utuh, dan perasaan yang perlahan mengajarkannya tentang kehilangan.
Mereka tidak saling mengenal.
Atau mungkin... pernah.
Satu pendakian ke Gunung Lawu mempertemukan Rain dan Ranu sebagai dua orang asing yang tak sengaja duduk bersebelahan saat lelah. Seekor kupu-kupu, sebuah nama Instagram, dan perasaan yang tak bisa dijelaskan membuat takdir mulai bekerja diam-diam.
Waktu membawa mereka ke kota yang sama. Kampus yang sama. Organisasi yang sama.
Namun juga membawa kembali masa lalu-cinta pertama yang belum selesai, hubungan yang belum benar-benar lepas, dan trauma yang tak pernah sembuh.
Di antara hujan di dalam tenda, panik yang datang tiba-tiba, dan jalur pendakian yang terjal, Rain dan Ranu akhirnya menyadari satu hal:
Beberapa orang memang sempat hilang.
Tapi tak pernah benar-benar berhenti mencari jalan pulang.
Ini bukan hanya tentang cinta.
Ini tentang keluarga yang retak, luka yang diwariskan, dan janji masa kecil yang akhirnya ditepati di puncak Merbabu.
Dan jika lelah mendaki hidup...
mungkin selalu ada seseorang yang bisa disebut rumah.