nurAini242239
- Reads 6,554
- Votes 849
- Parts 34
Bagi Aurelia Veyra, cinta adalah distraksi.
Bagi Nadira Kaluna, cinta adalah proses-seperti arsitektur, butuh waktu agar berdiri kokoh.
Pertemuan mereka bukan kebetulan, melainkan proyek.
Namun siapa sangka, garis-garis yang awalnya kaku perlahan berubah menjadi tempat pulang.
Ketika masa lalu, ambisi, dan luka lama ikut campur, mereka harus memilih:
mempertahankan kesempurnaan... atau memperjuangkan perasaan.