ciell_narayy
- Reads 1,958
- Votes 406
- Parts 13
⚠️utamakan follow untuk tidak ketinggalan cerita terbarunya yang pastinya lebih seru-seru lagi. usahakan tinggalkan jejak berupa vote-comment [kritik/saran], enjoy reading.
》》》》》▪︎《《《《《▪︎》》》》》▪︎《《《《《▪︎》》》》》
Bagi Sheira, payung kuning itu adalah kutukan. Benda butut dengan gagang yang selalu patah itu adalah simbol kemiskinan yang ingin ia kubur dalam-dalam. Ia malu setiap kali Bumi-Abangnya, yang hanya seorang kuli bangunan, menjemputnya di depan sekolah dengan benda mencolok yang selalu menjadi bahan ejekan teman-temannya.
"Kenapa Abang nggak bisa sekali saja lebih keren?"
Namun, Sheira tidak pernah tahu bahwa di balik warna kuning yang sangat kusam itu, Bumi sedang menyembunyikan badai yang jauh lebih besar. Ia tahu bahwa setiap lilitan kawat di gagang payung itu adalah cara Bumi menahan keroposnya paru-parunya sendiri. Dan ia tidak pernah menyadari, bahwa payung itu bukan sekadar alat penangkal hujan, melainkan janji terakhir yang dijaga Bumi dengan nyawanya.
Saat langit Jakarta benar-benar runtuh dan Bumi tak lagi mampu menggenggam gagangnya, Sheira dipaksa berdiri sendirian di bawah hujan.
Akankah Sheira mampu memperbaiki gagang yang sudah patah itu? Atau ia akan membiarkan dirinya tenggelam dalam penyesalan saat ia menyadari bahwa selama ini, dialah orang yang paling terlindungi di bawah matahari yang bernama Bumi?
"Sebab teduh yang paling nyata tak selalu berasal dari atap yang mewah."
-Bumi
《《《《《▪︎》》》》》▪︎《《《《《▪︎》》》》》▪︎《《《《《
-[ only 13+ ]
-murni pikiran sendiri💯
-typo bertebaran⚠️
-PLAGIAT JAUH-JAUH⚠️‼️