Elcryst127
- Reads 323
- Votes 200
- Parts 33
Ketika Nora terpaksa meninggalkan kota Malang setelah perceraian orang tuanya, ia pikir hidupnya akan selamanya diselimuti duka. Namun Jogja-dengan lampu-lampu jalannya yang temaram, senyum warganya yang hangat, dan langkah-langkah kecil menuju masa depan-mulai menumbuhkan bunga di hatinya yang lama layu.
Di kota baru ini, Nora belajar memulai hidup dari awal bersama ibunya. Pelan-pelan, ia menemukan keluarga baru dalam lingkaran teman-teman yang menerimanya tanpa syarat. Tawa baru, cerita baru, dan... seseorang yang membuat dadanya berdebar untuk alasan yang tak lagi menyakitkan.
Jogja mengajarkannya bahwa rumah bukan hanya tempat, tapi juga rasa. Bahwa yang hilang tak selalu harus diratapi. Bahwa setiap perpisahan diam-diam membawa jalan menuju pertemuan yang lebih indah.