CORTIS
33 stories
Odd Feelings (Starring By: James, Keonho) CORTIS by imidadon
imidadon
  • WpView
    Reads 984
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 13
Jena tak pernah benar-benar sembuh dari hubungannya dengan James. Hubungan singkat yang berakhir tanpa penutup, tanpa penjelasan, hanya meninggalkan ruang kosong yang terus ia abaikan. Ia sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak menoleh ke belakang lagi... sampai Keonho datang. Keonho hadir dalam hidup Jena dengan cara yang sederhana namun konsisten: ceria, hangat, dan selalu ada. Perlahan, tanpa ia sadari, Jena mulai merasa nyaman pada sosok yang setiap harinya mengisi kekosongan itu. Namun semesta seperti punya rencana lain. James si masa lalu yang belum tuntas terus muncul di momen-momen paling tak terduga. Terkadang Jena bisa sepenuhnya melihat Keonho... tapi satu perlakuan kecil dari James sudah cukup untuk meremas hatinya dan mengguncang apa yang sedang ia bangun. Perasaan Jena ini aneh. Kabur. Menyiksa. Apakah Keonho benar-benar bisa memenangkan hatinya? Atau Jena justru akan jatuh kembali pada James meski ia tahu itu akan mengaduk-aduk perasaannya sekali lagi? Di antara kenyamanan yang baru dan luka yang belum sembuh, Jena akhirnya harus memilih: hatinya... atau dirinya sendiri. ~~~ Rencananya untuk cerita ini bakal dikit aja babnya, tapi per-bab bakal ada 1.500 atau 2.000 kata (ゝω・'★) Jadi semangat baca bab yang panjang ya
CORTIS : ARCHIVE by calmiaw
calmiaw
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
Arsip momen dari semesta Cortis-disimpan, bukan dilupakan.
He Never Says - Kim Juhoon by calmiaw
calmiaw
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
Kim Juhoon. Ia selalu ada, menunggu, menjaga, bahkan mengingat hal-hal kecil namun tak pernah mengatakan apa pun. Tidak pernah mengatakan "aku suka", "aku cinta" atau "aku sayang." Juhoon tidak pernah mengatakan apa-apa. Di sisi lain, Lee Seoyeon. Ia terbiasa ditemani, dijaga, namun tak pernah di beri kepastian. Seoyeon awalnya mencoba bertahan dengan hal-hal kecil tersebut, di saat semua orang bilang itu sudah cukup, Seoyeon justru mulai mempertanyakan: apakah hanya dengan kehadiran tanpa kata-kata benar-benar masih bisa disebut cinta? Hingga suatu hari, Seoyeon sadar, tidak semua orang bisa hidup hanya dengan kehadirannya saja. When He Never Says adalah kisah tentang dua orang dengan bahasa cinta yang berbeda. Tentang diam yang penuh makna, dan tentang keberanian untuk akhirnya berbicara.
We Never Promise, But Always Come Home by matypee
matypee
  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 11
Ini bukan prolog! . . . . . "We Never Promise, But Always Come Home" . (James x Sheii) . Genre: Childhood friends, Slow burn, character growth, slice of life. R13 + . . . . Sheii adalah anak yang tidak pernah bisa duduk diam. Sejak kecil, lututnya selalu penuh luka, bajunya jarang bersih, dan suaranya hampir selalu terdengar lebih keras dari anak-anak lain di lingkungan itu. Ia berlari lebih cepat, tertawa lebih keras, dan menangis lebih heboh. Orang-orang sering berkata, "Anak ini terlalu liar." Tapi Sheii tidak pernah mengerti apa arti liar-yang ia tahu hanyalah dunia terlalu menarik untuk dilewatkan. Di sisi lain gang sempit itu, ada James. James adalah kebalikan dari Sheii. Tubuhnya lumayan tinggi untuk anak seumurannya, posturnya selalu rapi, dan matanya lebih sering tertunduk menatap buku daripada memandang dunia. Ia jarang bicara, jarang tertawa, dan tidak pernah ikut berlarian. Saat anak-anak lain bermain kejar-kejaran, James duduk di teras rumahnya dengan buku cerita di pangkuan. Dan setiap sore, Sheii selalu datang. "James!" teriaknya sambil berhenti mendadak di depan rumah itu. "Main yuk!" James mengangkat wajahnya perlahan. "Nanti." "Kenapa nanti?" Sheii mendekat, mencondongkan tubuhnya ke arah buku yang sedang dibaca James. "Main sekarang aja. Aku nemu belalang gede banget!" James menutup bukunya sebentar. "Aku mau selesaiin ini dulu." Sheii mendengus kesal. "Buku lagi, buku lagi. Kamu tuh aneh." James tidak membalas. Ia hanya membuka kembali bukunya, seolah dunia di sekitarnya tidak terlalu penting. Sheii sering mengira James cuek. Terlalu cuek. Terlalu dingin. Tapi entah kenapa, meski ditolak berkali-kali, ia tetap datang setiap hari. Dan James... tidak pernah benar-benar menyuruhnya pergi. . . . . Cerita ini hanya seperti Oneshoot yang mungkin(?) Sedikit berChapter...(?) Yaa gtulah pokoknya, jangan berharap lebih🙂
maybe tomorrow we'll spill more dough and sing louder  by artsahi
artsahi
  • WpView
    Reads 262,041
  • WpVote
    Votes 38,659
  • WpPart
    Parts 44
Miko dan Dira selama ini hanyalah teman satu angkatan dan satu jurusan, yang juga kebetulan menempati unit apartmen di lantai yang sama. Interaksi mereka pun hanya sekadar saling menyapa saat tidak sengaja bertemu saat menunggu lift, atau berada di kelompok mata kuliah yang sama. Tidak pernah lebih dari itu. Tapi, bagaimana jika suatu hari bocah laki-laki berumur 4 tahun mengaku sebagai anak mereka dari masa depan?
Dengan Peluk. by poetics
poetics
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
Some people be realizing when its too late.
BUKAN HOROR | JUHOON CORTIS by yourchoma
yourchoma
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
Di dunia yang tak pernah benar-benar normal.. bekerja tanpa libur terasa lebih menakutkan daripada melihat hantu. Dan persahabatan paling jujur justru datang dari seseorang yang sudah lama tidak hidup.
Chaos & Heartbeats [CORTIS] by Multistan_12
Multistan_12
  • WpView
    Reads 86,942
  • WpVote
    Votes 8,864
  • WpPart
    Parts 37
Di kediaman Lysander, setiap hari tak pernah benar-benar tenang. Lima bersaudara dengan kepribadian berbeda saling bertabrakan, tertawa, dan kadang membuat hati satu sama lain berdebar. Lucas, kakak tertua, tegas dan selalu mengawasi segala hal.Theo, produser musik sukses, memilih jalannya sendiri meski arus keluarga menuntut. Reykasa, kakak ketiga, si mahasiswa yang calm, meskipun mulutnya pedas tapi penuh rasa perduli. Di tengah semua itu, kembar SMA Seano dan Keano menorehkan warna tersendiri. Seano, lebih pendiam dan cuek, mencoba menjaga keseimbangan antara perhatian orang lain dan rasa tidak nyamannya melihat dunia. Keano, ceria dan penuh eksperimen absurd, selalu berhasil membuat orang tertawa walau hatinya menyimpan rahasia tersendiri. Namun di balik cinta, ikatan keluarga, tawa dan kekacauan, ada satu yang selalu berusaha mereka jaga walaupun dengan cara masing-masing : Bom waktu Keano, sebuah masalah jantung yang bisa kapan saja mengubah segalanya. Chaos & Heartbeats - kisah keluarga, persahabatan, dan rahasia yang berdetak di balik senyum. 🤖Jangn lupa vote dan komen ya
A Summer for the Snowman | KIM JUHOON by ladylaa
ladylaa
  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 4
Juhoon adalah manusia salju yang hidup di musim dingin yang tak berujung. Sebagai putra tunggal dari keluarga dokter terpandang, hidupnya adalah garis lurus yang kaku, dingin, dan tanpa warna. Ia adalah sang "Snowdrop"-bunga yang mekar di tengah kebekuan salju, indah namun tak tersentuh. Baginya, perasaan adalah gangguan, dan cinta adalah kelemahan yang harus diabaikan. Lalu datanglah Keyla, gadis dengan semangat Musim Panas yang meledak-ledak. Ia berisik, ceroboh, dan selalu berlari mengejar matahari. Keyla adalah satu-satunya orang yang berani mengetuk dinding es milik Juhoon, Dengan cara nya yang unik. Namun, dunia Juhoon terlalu dingin untuk kehangatan Keyla. Di bawah tekanan seorang ibu yang ambisius dan tembok status sosial yang tinggi, Juhoon memilih untuk terus menyembunyikan perasaannya. Ia membiarkan Keyla berjuang sendirian di bawah terik matahari, mengabaikan setiap binar tulus demi menjaga sandiwara kesempurnaan. "Gue bakal masuk tiga besar, Juhoon. Saat itu... gue bukan cuma jadi juara, tapi juga jadi kutukan buat lo. Kutukan di mana lo bakal mencintai gue selamanya!" Akankah juhoon terkena kutukan tersebut? Dan mampukan Keyla membuat juhoon mencintai nya ?
Colors of Us | CORTIS by wantcchu
wantcchu
  • WpView
    Reads 679
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 4
Dalam pelajaran Kesenian, warna terdiri atas tiga bagian: primer, sekunder, dan tersier. Bagian warna itu sendiri pun menciptakan jutaan warna lainnya. Namun, bagi lima pemuda ini, warna dalam hidup mereka hanya ada dua: hitam dan putih. Bagai menggoreskan pena di atas kertas lusuh, lima pemuda dengan sifat dan kepribadian yang berbeda ini mengukir cerita di bawah atap yang sama. Bersama dengan peperangan batin, hak bertahan hidup, nasib yang memelas bagaikan jalan buntu yang tak diperbolehkan untuk memutar balik. Hingga saat mencapai garis finish yang dipikirkan sebagai akhir kisah, justru menjadi lubang gelap perpecahan yang tak terelakkan.