maryamqoot
Apakah kalian masih ingin membaca cerita yang selalu diawali dengan kalimat, "Perkenalkan, aku Mayu"?
Rambutku dulu panjang sepinggul. Hingga ibuku memotongnya secara paksa dan menjualnya ke salon demi kebanggaannya membiayai para berondong itu. Aku hanya menangis. Diam. Karena saat itu aku baru berusia tujuh tahun.
Ayahku tak berdaya. Stroke telah merenggut kekuatannya sejak tiga tahun lalu. Kakakku tak pernah benar-benar pulang. Ia memilih mabuk, bermain, dan membolos sekolah.
Aku punya beberapa teman. Dua orang diantara mereka. Kakak beradik berusia lima belas tahun. Mereka baik, setidaknya, begitulah yang kupikir. Mereka memberiku uang, asal aku menuruti perintah mereka.
Awalnya hanya kopi, rokok, dan camilan dari warung dekat rumah.
Lalu suatu hari, mereka memintaku untuk membuka seluruh pakaianku.
Selamat.
Kau telah membaca awal dari hidup yang tak pernah kupilih.
Jika kau cukup kuat, lanjutkan membaca kisah Mayu.