cloudyline
- LECTURES 21,923
- Votes 334
- Chapitres 2
Bagi Janu, Jana bukan hanya sekedar saudara kembarnya. Ia adalah teman hidup, sedarah, sehati, sepemikiran. Jiwa mereka ditakdirkan menjadi satu kesatuan yang utuh. Perbedaan kepribadian dan sifat tidak masalah bagi mereka, keduanya akan tetap saling menjaga dan menyayangi.
Namun, ketika Jana pergi. Pergi untuk selamanya. Sebagian jiwa Janu pun turut terkubur bersama Jana. Hari-harinya tidak sama lagi setelah kepergian saudara kembarnya.
Janu tidak akan mempermasalahkan kematian Jana, jikalau kematiannya bukan karena didorong dari lantai lima gedung sekolahnya. Ini adalah pembunuhan berencana! Sekolah seakan tutup mata atas masalah ini. Saudara kembaranya harus mendapatkan keadilan. Bagaimanapun caranya! Bagaimanapun.